

inNalar.com – Proyek pelabuhan besar di Jawa Barat yang dibangun di atas lahan seluas 300 hektare digadang-gadang jadi pelabuhan besar milik di Inonesia.
Nantinya pelabuhan di Jawa Barat tersebut diproyeksikan dapat rampung pada tahun 2027 yang akan datang.
Diketahui, proyek pelabuhan besar di Jawa Barat tersebut direncanakan akan dibangun dengan kapasitas 2,74 juta TEUs.
Hal paling mencengangkan adalah proyek pelabuhan besar di Jawa Barat tersebut akan dibangun dengan kapasitas 600.000 kendaraan CBU.
Awal pembangunan pelabuhan besar di Jawa Barat tersebut sudah dimulai sejak tahun 2018 lalu.
Dan hingga saat ini pembangunan pelabuhan besar di Jawa Barat tersebut sudah masuk ke tahap 1-2 (2021-2023).
Yang meliputi pembangunan terminal peti kemas di area pelabuhan yang berkapasitas 3,75 TEUSs.
Lalu, pembangunan terminal kendaraan di area pelabuhan yang berkapasitas total sampai dengan 600.000 CBU, dan terminal RoRo-nya sekitar 200 meter.
Diharapkan adanya kehadiran dari pelabuhan besar di Jawa Barat tersebut mampu menjadi prospek positif bagi sekrot logistik di Indonesia.
Selain itu adanya kehadiran pelabuhan baru di Jawa Barat ini juga diharapkan dapat mengurangi beban kerja di Pelabuhan Tanjung Priok.
Disamping pemanfaatan pelabuhan besar di Jawa Barat yang begitu besar bagi Indonesia, ternyata anggaran dana yang dikeluarkan juga tak sedikit.
Dilansir dari berbagai sumber, anggaran yang perlu disiapkan untuk pembangunan pelabuhan besar di Jawa Barat tersebut sebesar Rp43,2 triliun.
Yang mana anggaran pembangunan pelabuhan terbesar se-indonesia tersebut 79 persennya berasal dari pinjaman bertahap Pemerintah Jepang.
Sedangkan 10 persennya berasal dari APBN, dan 11 persennya lagi berasal dari badan usaha pemegangkonsesi.
Pelabuhan terbesar se-indonesia yang dibangun di lahan sebesar 300 hektare tersebut adalah Pelabuhan Patimban di Jawa Barat.
Pelabuhan ini terletak di Patimban, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat dan telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 20 Desember 2020 lalu.***