

inNalar.com – Terdapat sekitar 13 bandara yang tersebar di beberapa daerah Kalimantan Timur.
Bandara-bandara tersebut tentunya menggunakan nama-nama yang unik untuk dijadikan ciri khasnya masing-masing.
Seperti halnya bandara baru di Kalimantan Timur yang satu ini, namanya diambil dari salah satu nama Gubernur Kaltim.
Bandara di Kalimantan Timur ini diketahui mulai beroperasi pada tanggal 24 Mei 2018 lalu.
Dan peresmian bandara ini dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Timur, yakni Awang Faroek Ishak.
Tujuan dari pembangunan bandara ini guna untuk menggantikan operasional di bandara Temindung.
Bandara Temindung disebut sudah tidak sanggup untuk dikembangkan kembali, karena itu bandara baru ini dibangun.
Sejak awal operasionalnya, bandara baru di Kalimantan Timur ini mendapatkan trafific penumpang yang tinggi.
Pada tahun 2018 lalu, bandara ini mencatatkan rekor penumpang hingga 1 juta penumpang di awal pembukaanya.
Letaknya yang strategis menjadikan salah satu faktor bandara baru di Kalimantan Timur ini ramai akan pengunjung.
Setelah proyek pengembangan bandara di Kalimantan Timur tersebut selesai, kapasitasnya bertambah hingga 20 juta penumpang.
Seluruh area di bandara baru Kalimantan Timur ini diperkirakan memiliki luas hingga 470 hektare.
Di bandara ini terdapat 4 gerbang naik, lengkap dengan gerbang jembatan jet.
Jika ditelusuri, lokasi dari bandara ini jaraknya sekitar 21 kilometer dari pusat Kota Samarinda.
Bandara di Kalimantan Timur yang namanya diambil dari nama Gubernur pertama Kaltim adalah Bandara Internasional APT Pranoto.
APT Pranoto atau Aji Pangeran Tumenggung Pranoto merupakan Gubernur pertama di Provinsi Kalimantan Timur.***