Dananya Rp 3 Miliar, Proyek Pembangunan Jembatan di Sulawesi Selatan Ini Mangkrak, Langsung Putus Kontrak!

inNalar.com – Jembatan merupakan akses jalan yang dapat mempermudah para pengendara serta dapat mempersingkat waktu, pembangunan jembatan tentunya dapat memperbaiki infrastruktur.

Seperti pembangunan proyek jembatan yang ada di Sulawesi Selatan ini, diketahui bahwa dana yang yang dianggarkan bersumber dari pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Proyek pembangunan ini merupakan jembatan gantung yang dibuat di Kabupaten Barru Sulawesi Selatan.

 Baca Juga: Heboh! Jalan Tol Bawah Laut Seharga 3 Triliun Akan Dibangun di IKN Kalimantan Timur, Gandeng Investor Asing?

Diketahui bahwa proyek pembangunan jembatan tersebut mangkrak karena pihak dari rekan tidak melanjutkan pengerjaan dari proyek tersebut.

Untuk lokasinya sendiri terletak di Kampung Nepo, jembatan gantung tersebut menjadi sebuah penghubung tiga kampung sekaligus yang ada di Kabupaten Barru Sulawesi Selatan. 

Ketiga kampung tersebut adalah kampung Lanrae dna Kampung Watang Nepo serta Kampung Nepo.

 Baca Juga: Jaraknya 47 Km dari Banyuwangi, Kawasan di Jawa Timur Ini Sering Disebut Little Afrika, Bisa Tebak Namanya?

Dilansir dari sumber terpercaya jembatan gantung yang menghubungkan ketiga kampung di Sulawesi Selatan tersebut seharusnya rampung pada akhir bulan tahun 2022 lalu.

Diketahui bahwa pembangunan jembatan ini dilakukan oleh CV Tujuh April dan juga Cv Aulia Consultant yang bertugas sebagai perencana dan juga pengawasan proyek pembangunan jembatan di Sulawesi Selatan. 

Anggaran proyek yang digelontorkan untuk pembangunan jembatan ini sebesar Rp 2,9 miliar yang nilainya hampir mendekati Rp 3 miliar.

Baca Juga: Terbaik di Surabaya, Inilah 3 Rumah Sakit dengan Fasilitas Lengkap dan Pelayanan Memuaskan! No 2 Raih Award 

Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat mempersingkat masyarakat untuk menuju ke kampung sebelah dan tentunya dapat memangkas waktu perjalanan.

Diketahui bahwa pembangunan jembatan ini sudah terdapat papan proyek tetapi hingga saat ini proyek pembangunan tersebut belum terealisasikan keberadaannya.

Sehingga masyarakat yang berada di Kabupaten Barru Sulawesi Selatan tersebut harus menempuh perjalanan hingga 30 menit untuk sampai ke dusun seberang. 

Sedangkan untuk melewati jembatan hanya berkisar 5 menit saja menggunakan sepeda motor, keberadaan jembatan tentunya dapat mempermudah aktivitas masyarakat yang da di sana.

Sementara dai PUPR yang berada di Kabupaten Barru Sulawesi Selatan tersebut sudah mengkonfirmasi jika terdapat pemutusan kontrak. 

Yang disebabkan oleh rekan kerja yang tidak ingin melanjutkan proyek pembangunan jembatan di Barru Sulawesi Selatan.***

Rekomendasi