Ditemukan oleh Seorang Haji, Gua di Kalimantan Timur Ini Punya Air Biru yang Bikin Merinding, Berani Coba?


inNalar.com –
Kalimantan Timur memang terkenal akan sumber daya alamnya dan juga memiliki kekayaan wisata laut.

Seperti contohnya keindahan Pulau Derawan yang tidak kalah dengan Maladewa, sehingga membuat Kalimantan Timur terus mengembangkan potensi laut mereka.

Wisata laut tentunya tidak lepas dari aktivitas menyelam, dan dengan begitu wisatawan dapat mengunjungi salah satu gua yang tersembunyi di laut Kalimantan Timur.

Baca Juga: Luasnya 1,5 Hektar, Hutan di Tengah Kota Kaltim Ini Dibuat oleh Seorang Kakek dengan Modal 100 Ribu, Kok Bisa?

Konon, gua ini ditemukan oleh seorang haji yang berada di desa sekitar dan baru menjadi pusat wisata dalam beberapa tahun terakhir.

Keunikan yang dimiliki wisata ini adalah air di dalam gua berwarna biru toska pekat, di mana memberikan kesan mistis dan juga sihir bagi siapapun yang melihatnya.

Gua tersebut bernama Gua Mangku Haji yang berlokasi di Kabupaten Berau, tepatnya di Kepulauan Derawan.

Baca Juga: Endapan Karang Seluas 390 Ha di Berau, Kalimantan Timur Beralih Jadi Danau Purba Hijau Terbesar di Dunia

Dilansir dari berbagai sumber, nama gua tersebut diambil dari warga sekitar yang menemukan tempat ini, yakni seorang haji bernama Mangku.

Keindahan eksotisme alam di gua ini menjadi dikenal oleh publik setelah diliput dalam sebuah acara travelling.

Letaknya yang berjarak sekitar puluhan meter dari bibir pantai utara Pulau Maratua menjadikan gua ini mudah diakses dari sekian banyak gua dengan tipikal serupa.

Baca Juga: Mirip Menara Eiffel, Bangunan Tinggi di Kalimantan Timur Ini Berdiri di Tengah-tengah Hutan Buatan

Dikelilingi oleh hutan lebat, pengunjung yang ingin melihat air biru magisnya harus melakukan trekking di antara karang.

Goa ini memiliki bentuk seperti jurang sempit dengan kedalaman yang tidak diketahui dan dipenuhi oleh air payau berwarna biru toska.

Warna ini dapat dihasilkan dari pantulan sinar matahari yang terkadang sedikit sulit untuk digapai air akibat tertutupi oleh pepohonan.

Tosca ini juga bisa dihasilkan dari beberapa faktor yang mempengaruhi penyerapan sinar matahari pada permukaan air itu sendiri, plankton misalnya.

Warna inilah yang membuat kehadiran Gua Mangku Haji menjadi mistis dan bernuansa magis bagi siapapun yang melihatnya.

Untuk menikmati keindahan gua berair ini, pengunjung bisa langsung terjun dari atas gua atau melewati jalan masuk dari mulut gua di mana separuhnya sudah terendam air.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]