Dijuluki Masjid 99 Cahaya, Masjid di Lampung Ini Punya Desain Arsitektur yang Unik, Mirip Seperti Monumen?

inNalar.com – Masjid merupakan salah satu fasilitas umum untuk beribadah di suatu wilayah.

Provinsi Lampung sendiri terdapat puluhan hingga ratusan masjid yang tersebar di sana.

Mengingat di Provinsi Lampung lebih dari 95 persen warganya menganut agama muslim.

Baca Juga: 5 Tempat Kuliner di Kabupaten Merangin Jambi yang Murah dan Enak, Kerap Jadi Incaran Para Wisatawan

Di Provinsi Lampung terdapat salah satu masjid yang unik dan menarik untuk dikulik lebih dalam.

Masjid unik di Lampung tersebut bernama Masjid Baitus Shobur yang memiliki desain arsitektur yang berbeda dari masjid-masjid lainnya.

Masjid Baitus Shobur berlokasi di Panaragan Jaya Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat, Provinsi Lampung.

Baca Juga: Ekspor hingga ke India, Daerah di Sumatera Selatan Ini Produksi Batu Bara Lebih dari 25 Juta Ton per Tahun

Masjid Baitus Shobur berdiri dan diresmikan pada tahun 2016 silam oleh Menteri Agama yang menjabat pada saat itu yakni Lukman Hakim Saifuddin.

Masjid Baitus Shobur memiliki desain arsitektur yang berbeda dari masjid-masjid lainnya.

Masjid pada umumnya biasanya memiliki arsitektur khas timur tengah dengan kubah di tengah-tengahnya.

Baca Juga: Siapkan 35 Miliar, Pemekaran Wilayah di Sumatera Selatan Akan Hasilkan 8 Kabupaten atau Kota, Daerahmu Masuk?

Namun, berbeda dengan Masjid Baitus Shobur dimana desain masjid ini berbentuk limas segi lima bertikal dengan tinggi 30 meter.

Bahkan, jika dilihat dari luar bangunan masjid ini lebih terlihat seperti monumen.

Masjid ini dirancang oleh seorang arsitek asal Indonesia, Andra Martin yang memperoleh penghargaan Venice Biennale Architectural di Venice.

Selain itu, Masjid ini dijuluki sebagai masjid 99 cahaya. Julukan tersebut disematkan pada masjid ini bukan tanpa sebab.

Julukan Masjid 99 cahaya tersebut berasal dari atap masjid yang terdapat 99 lubang cahaya yang bertuliskan Asmaul Husna.

Uniknya, atap masjid yang bertuliskan Asmaul Husna tersebut bisa berubah mengikuti cahaya matahari. Jika sinar matahari terik, maka tulisan Asmaul Husna akan terlihat terang begitu pula sebaliknya.***

Rekomendasi