

inNalar.com – Siapa sangka Klaimantaan Barat emmiliki sebut bukit atau batu raksasa yang dapat berubah-ubah dari segala sisi manapun.
Sehingga membuat bukit tersebut terlihat unik dan juga menarik, banyaknya para wisatawan yang berkunjung karena rasa penasaran menangani bukit di Kalimantan Barat yang dapat berubah-ubah.
Bukit tersebut berada di Ketapang yang terletak di Provinsi Kalimantan Barat, bukit ini berada di perbatasan antara Kecamatan Laor dan juga Kecamatan Sukadana.
Bukit ini memiliki nama Bukit Batu Dayak atau bisa disebut dengan Bukit Punuk Unta yang berada di Ketapang kalimantan Barat.
Sehingga bukit tersebut berada di Simpang Hilir Kayong utara dan letaknya yang berdekatan dengan Gunung Palung, bukit tersebut masuk kedalam Taman Nasional gunung Palung.
Untuk ketinggian dari bukit itu sendiri yaitu 928 meter berada di atas permukaan laut, bahkan bukit tersebut gemari oleh para pendaki.
Sehingga bukit tersebut banyak dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah membuat bukit tersebut banyak digemari oleh para pendaki.
Keindahan yang dimiliki oleh bukit yang berada di Kalimantan Barat tersebut membuat Pemerintah Kota Ketapang menjadikan bukit tersebut sebagai destinasi wisata andalan.
Meskipun indah tetapi wisata bukit tersebut bisa tergolong dalam kategori yang ekstrim dan juga berbahaya sehingga harus berhati-hati ketika melakukan pendakian.
Tidak hanya keindahannya saja tetapi bukit tersebut memiliki keunikan dan juga menarik karena bukit tersebut bisa memperdaya penglihatan.
Hal tersebut membuat bentuk dari bukit ini memiliki bentuk yang berbeda-beda ketika dilihat dari segala sisi.
Bahkan bentuk dari bukit yang dapat berubah-ubah dari segala sisi ini mirip dengan hewan unda, karena bukit yang menyerupai bentuk dari punuk unta.
Selain keindahannya, ternyata terdapat sebuah sebuah cerita mistis yang sudah menyebar ke penduduk sekitar, dulu terdapat keluarga kecil yang ditinggal oleh suaminya meninggal.
Ketika seorang ibu tersebut sedang mencuci di pinggir sungai anaknya diletakkan diatas batu, tetapi sang anak tersebut memanggil ibunya dan ibunya tidak mendengarkan panggilan dari anak.
Hingga terlihat batu tersebut berubah menjadi batu raksasa yang hingga sebesar gunung, bahkan bukit tersebut dijadikan sebagai upacara ritual penduduk yang ada disana.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi