

inNalar.com – Di Provinsi Jambi terdapat beberapa jembatan populer yang difungsikan untuk menghubungkan satu daerah dengan daerah lainnya.
Hal tersebut dikarenakan terdapat sungai-sungai besar yang mengaliri wilayah Provinsi Jambi.
Beberapa jembatan yang telah populer di Provinsi Jambi seperti jembatan Gentala Arasy, jembatan Batanghari I, dan lain sebagainya.
Kali ini, tim inNalar.com akan membahas salah satu jembatan yang terbentang di atas Sungai Batanghari di Provinsi Jambi.
Jembatan tersebut bernama Jembatan Batanghari II yang berlokasi di Jalan Jembatan Batanghari II , Tj.Johor, Palayangan, Kota Jambi, Provinsi Jambi.
Pembangunan Jembatan Batanghari II ini telah dilakukan sejak tahun 2003 silam dan baru rampung pada tahun 2010.
Untuk pembangunannya sendiri, dilansir dari laman resmi Kementerian PUPR, jembatan Batanghari II ini menghabiskan dana fantastis dengan total keseluruhan mencapai Rp161 Miliar.
Jembatan Batanghari II ini dibangun untuk menghubungkan Kota Jambi dengan Kabupaten Sebak.
Sebagai jembatan yang menghubungkan jalur lintas timur di Kota Jambi, tentunya hal tersebut sangat membantu dalam pengiriman barang dan pelayanan jasa agar tepat dan efisien.
Namun, bersumber dari sebuah video dari kanal youtube Asenk Lee Saragih Manihuruk yang memperlihatkan kondisi jalan di jembatan batanghari II ini mulai tidak nyaman untuk dilintasi.
Hal tersebut dikarenakan akses jalan dari awal menuju ke arah jembatan dan diujung jembatan kondisi jalannya rusak.
Bahkan, di sepanjang jembatan Batanghari II terdapat 35 titik sambungan aspal yang tidak lagi rata.
Hal tersebut menyebabkan para pengendara harus menginjak rem di setiap 20 meter saat melintasi jembatan Batanghari II ini.
Sambungan aspal yang tidak rata tersebut bisa dikatakan berlubang sedalam 15 cm.
Tentunya hal tersebut memperlambat arus lalu lintas di atas jembatan Batanghari II. Khususnya untuk kendaraan besar seperti truk yang harus sangat hati-hati dan memperlambat kecepatannya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi