Membentang di Atas Lembah Curam, Jembatan Cantik Setinggi 80 M di Jabar Ini Dibangun Belanda, Tebak Harganya!

inNalar.com – Terdapat sebuah jembatan tua yang membentang di tengah lembah dan perkebunan hijau setinggi 80 meter di Jawa Barat.

Jembatan tua ini sudah berdiri di Jawa Barat sejak 114 tahun yang lalu.

Ya, jembatan tua yang memiliki tinggi 80 meter di Jawa Barat tersebut telah dirintis Belanda sejak 114 tahun yang lalu.

Baca Juga: Pertama di Sulawesi Utara, Pasar Termegah di Manado Ini Telan Dana Rp 71 Miliar, Menjual Barang Khusus?

Pembangunan jembatan tua di Jawa Barat ini diselesaikan oleh Belanda tepat pada tanggal 2 Mei 1906.

Jalur dari jembatan tua di Jawa Barat ini melewati banyak lereng perbukitan yang terjal dan perkebunan hijau.

Lebih lanjutnya, sebernarnya jembatan tua di Jawa Barat ini hanya dikhususkan untuk jalur kereta api.

Baca Juga: Ada Hutan Jati di Tengah Bandara Seluas 27 ha di Jawa Tengah, Proyeknya Telan Anggaran Rp 132 Miliar?

Jalur kereta di jembatan ini sekarang digunakan untuk menghubungkan jalur kereta api dari Bandung menuju ke Jakarta.

Lokasi dari jembatan jalur kereta api di Jawa Barat ini terletak di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Terdapat sekitar 11 pilar berat di jembatan tua yang digunakan untuk menghubungkan jalur kereta api Bandung-Jakarta.

Baca Juga: Mulai Mataraman hingga Blambangan, Benarkah Pemekaran Wilayah Jawa Timur Bakal Hasilkan 3 Provinsi Baru?

Pilar-pilar besar yang terdapat di jembatan tua tersebut terbuat dari baja seberat 122 ton.

Sedangkan di atas jembatan tua jalur kereta api di Jawa Barat terdapat bentang bervariasi yang memiliki panjang antara 12 hingga 50 meter.

Jembatan tua di Jawa Barat yang menghubungkan jalur kereta api Bandung-Jakarta tersebut adalah Jembatan Cikubang.

Jembatan Cikubang Jawa Barat telah digunakan sebagai jalur kereta api sejak 114 tahun yang lalu.

Pengerjaan pembangunan Jembatan Cikubang Jawa Barat dibangun Belanda sejak bulan April 1869.

Di bangunan Jembatan Cikubang Jawa Barat terdapat pilar-pilar baja yang masih kokoh hingga sekarang.

Setiap pilar di jembatan ini berkode BH 513, dan di jembatan ini juga terdapat sebanyak 16 dek darurat.

Mengenai biaya pembangunan awal dari jembatan rel kereta api di Jawa Barat tersebut berbagai media tidak ada yang menyebutkannya. ***

Rekomendasi