

inNalar.com – Pembangunan bandara menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan perekonomian suatu daerah.
Karena menjadi tempat keluar masuknya wisatawan, tentunya sebuah bandara akan memiliki jadwal penerbangan bagi penumpangnya.
Namun, berbeda halnya dengan bandara baru yang dibangun di sebuah wilayah bagian selatan Banten.
Dilansir inNalar.com dari berbagai sumber, bandara tersebut adalah Bandara Salakanagara yang berada di Kabupaten Pandeglang, Banten.
Pembangunan bandara ini sendiri ditujukan untuk penerbangan wisatawan menuju daerah pesisir kelas internasional Banten, yakni Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung.
Memiliki landasan pacu dengan aspal sepanjang 800 x 15 meter dan akan terus dikembangkan, bandara ini merupakan tipe bandar udara khusus.
Pasalnya, bandara ini hanya menerima penerbangan domestik saja dengan penumpang yang dibawa oleh pesawat charter atau penerbangan tanpa jadwal.
Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memudahkan wisatawan yang ingin langsung menikmati keindahan alam di Tanjung Lesung.
Penerbangan dapat dilakukan melalui bandar udara di ibukota, yakni Bandara Halim Perdanakusuma dengan waktu tempuh 30 menit.
Pengunjung juga akan mendapatkan paket penerbangan pesawat yang sepaket biaya menginap dari Tanjung Lesung Beach Hotel and Resort.
Selama perjalanan, wisatawan akan disuguhkan dengan pemandangan udara Gunung Krakatau yang menjadi daya tarik tersendiri.
Pembangunan bandara ini sendiri diharapkan dapat mendongkrak perekonomian wisata yang berada di Banten, tepatnya Tanjung Lesung.
Bandara ini juga menawarkan keindahan alam di sekelilingnya di mana dibangun di tengah-tengah sawah dengan luas sekitar 600 hektar.
Untuk biaya pembangunannya sendiri diperkirakan mencapai 850 miliar Rupiah dan kemungkinan akan melebihi itu.
Meski bandara ini masih belum beroperasi sepenuhnya dan masih dalam tahap pembangunan, namun bandar udara ini sudah menjadi tempat favorit landasan pesawat bagi wisatawan Tanjung Lesung.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi