

inNalar.com – Proyek pembangunan Flyover Sekip Ujung di Kota Palembang, Sumatera Selatan telah dimulai sejak bulan Juni 2022.
Pembangunan Flyover Sekip Ujung ini memiliki tujuan utama untuk mengurangi kemacetan yang ada di ruas jalan Kota Palembang.
Beberapa ruas jalan di Palembang tersebut adalah Jl. Amphibi-Jl. Angkatan 66 serta Jl. Basuki Rahmad-Jalan R. Sukamto.
Dilansir dari laman resmi pu.go.id, diketahui bahwa Flyover Sekip Ujung yang akan dibangun di Palembang memiliki panjang 660 meter.
Flyover Sekip Ujung sepanjang 660 meter tersebut akan terdiri dari beberapa hal dan diharapkan dapat mengurangi kemacetan di Kota Palembang.
Sepanjang 180 meter akan dijadikan jembatan, sepanjang 156 meter akan menjadi oprit di sisi Jl. Basuki Rahmad, dan 324 meter akan menjadi oprit di sisi Jl. R. Sukamto.
Baca Juga: Hasilkan 900 Ribu Konsetrat, Inilah Pembangunan Smelter Pabrik Pengolahan Tambang di Sumbawa Barat
Lebar jembatan sepanjang 180 meter yang menjadi bagian dari jalan layan Sekip Ujung di Palembang mencapai 18,4 meter.
Untuk merealisasikan pembangunan Flyover Sekip Ujung di Kota Palembang, proyek dikerjakan oleh PT. Waskita-Kencana KSO.
Biaya atau dana yang dianggarkan untuk suksesnya pembangunan Flyover Sekip Ujung di Palembang sendiri mencapai Rp 152 miliar.
Anggaran sebesar Rp 152 miliar untuk pembangunan jalan layang tersebut bersumber dari dana Surat Berharga Syariat Negara.
Pembangunan jalan layang Sekip Ujung sepanjang 660 meter ini ditargetkan bisa melakukan soft launching pada tahun 2024.
Target soft launching tahun 2024 tersebut diungkapkan secara tertulis oleh Menteri PUPR Indonesia pada 13 Agustus 2023.
Dengan dibangunnya jalan layang Sekip Ujung, diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang sering terjadi pada beberapa ruas jalan Kota Palembang.
Flyover Sekip Ujung di Kota Palembang ini nantinya juga akan dilengkapi dengan sebuah ornamen bermotif songket.
Hal tersebut dapat menjadi ciri khas dari Kota Palembang yang juga menjadi bagian dari jalan layang Sekip Ujung.***