

inNalar.com – Adanya polusi udara di Jakarta yang tercemar ternyata bisa menimbulkan 10 penyakit yang berbahaya untuk kesehatan tubuh.
Belakangan ini Jakarta yang merupakan ibu kota Indonesia tengah menjadi sorotan karena polusi udaranya yang kian memburuk.
Masyarakat pun mulai mengeluhkan polusi udara di Jakarta yang makin mengerikan dari hari ke hari.
Baca Juga: Belasan Tahun Hidup Tanpa PLN, Desa di Pelosok Bolaang Mongondow Sulut Gunakan Cara Unik ini
Pasalnya, tak hanya membuat tidak nyaman dan memberikan rasa cemas karena pencemaran udara bisa berdampak pada kesehatan tubuh.
Nyatanya memang benar bahwa ada sejumlah penyakit yang membahayakan tubuh karena paparan polusi udara.
Melansir dari Metropolis India, ada 10 penyakit yang disebabkan pencemaran udara seperti yang terjadi di Jakarta, berikut rangkuman singkatnya:
Baca Juga: Sulawesi Selatan Memiliki Pasar Hewan Ternak Terbesar dan Populer di Indonesia, Namanya seperti Kue
1. Penyakit Kardiovaskular
Menurut penelitian, pencemaran udara bisa menyebabkan peradangan dan kerusakan pada jantung dan pembuluh darah.
Selain itu bisa meningkatkan risiko serangan jantung, stroke dan lainnya.
Pasalnya partikulat dapat masuk ke paru-paru dan menyebabkan peradangan, sehingga dapat berakhibat peningkatan tekanan darah dan kerusakan pada lapisan arteri.
Polusi juga dapat memicu perubahan detak jantung, yang menyebabkan serangan jantung.
Kemudian paparan polusi udara dalam jangka panjang bisa meningkatkan pengerasan pembuluh darah.
2. Kanker
Kanker dapat berkembang di setiap organ tubuh, namun sering ditemukan di paru-paru.
Merokok menjadi penyebab utama kanker paru-paru sekitar 85 persen, namun faktor seperti polusi udara juga menyebabkan munculnya penyakit mematikan ini.
3. Kelainan Saraf
Polusi udara seperti yang terjadi di Jakarta juga bisa menyebabkan gangguan di bagian neurologis seperti Alzheimer dan Parkinson.
Polusi udara bisa mempercepat perkembangan penyakit Alzheimer, dan juga peningkatan untuk Parkinson
4. Gangguan Gastrointestinal
Pencemaran udara juga bisa memberikan efek gangguan pencernan seperti iritasi usus besar dan lainnya.
Gejala gangguan pencernaan di antara lain seperti sakit perut, diare, sembelit, perut kembung dan lainnya. Jika tak ditangani bisa mengancam jiwa.
5. Penyakit Ginjal
Beberapa penyakit ginjal dapat disebabkan oleh polusi udara antara lain:
– Penyakit ginjal kronis, di mana kondisi jangka panjang bisa menyebabkan gagal ginjal, yang diakibatkan penumpukan racun dalam tubuh, termasuk yang berasal dari polusi udara.
– Cedera ginjal akut, yang mengakibatkan hilangnya fungsi ginjal secara tiba-tiba yang bisa saja disebabkan oleh paparan polusi udara tingkat tinggi.
6. Penyakit Hati (Liver)
Paparan polusi udara bisa meningkatkan risiko penyakit hati karena radikal bebas yang dibawanya bisa memperburuk kualitas liver manusia.
Radikal bebas juga bisa memicu penyakit mematikan seperti kanker.
7. Penyakit Kulit
Ada berbagai penyakit kulit yang dikaitkan dengan efek polusi udara seperti eksim, psoriasis dan jerawat.
8. Asma
Asma sering dipicu oleh sejumlah faktor termasuk polusi udara.
9. Bronkitis
Bronkitis dapat disebabkan oleh paparan asap, debu atau asap kimia. Gejalanya seperti batuk, sesak napas dan nyeri dada.
10. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
Polusi udara dapat memperburuk penderita PPOK untuk bernapas, dan disebabkan oleh paparan jangka panjang terhadap partikel berbahaya di udara seperti asap rokok atau emisi pabrik.
Itulah 10 penyakit yang bisa disebabkan oleh polusi udara, seperti yang sedang terjadi di Jakarta.
Masyarakat sendiri dihimbau untuk melakukan sejumlah pencegahan seperti selalu menggunakan masker dan menghindari daerah dengan paparan udara yang tercemar.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi