

inNalar.com – Guna menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kalimantan Barat, pemerintah terus mengupayakan pembangunan jembatan.
Fungsi jembatan sebagai penghubung antara daerah di Kalimantan Barat dipercaya bisa mempercepat mobilitas distribusi logistik.
Terutama jembatan yang dibangun pada daerah-daerah yang menjadi pusat ekonomi di Kalimantan Barat.
Terdapat salah satu jembatan termahal di Kalimantan Barat yang dibangun tanpa menggunakan APBD alias dana pemerintah.
Dikutip dari Youtube Monokgoryo, jembatan termahal dan memiliki desain unik di Kalimantan Barat ini bernama Jembatan Kapuas III Pontianak.
Jembatan Cable Stayed Kapuas III Pontianak menghubungkan Jalan Jeruju Laut, Desa Jeruju Besar, Kabupaten Kubu Raya dan Jalan Khatulistiwa, Desa Wajok Hilir, Kabupaten Menpawah.
Jembatan Kapuas III Pontianak mempunyai panjang trase 5,95 kilometer yang membentang dari Desa Jeruju Besar ke Desa Wajok Hilir.
Uniknya, jembatan ini dihiasi dengan patung naga apabila masuk dari arah Desa Jeruju.
Naga tersebut sebagai simbol masyarakat Tionghoa yang berada di sisi selatan jembatan.
Baca Juga: Politisi PPP Yakin Kapabilitas Erick Thohir Mampu Perangi Radikalisme yang Menyusup ke BUMN
Jembatan Kapuas III Pontianak juga dilengkapi dengan ekor naga pada sisi sebaliknya.
Jembatan termahal di Kalimantan ini juga dilengkapi dengan penerangan jalan yang terinspirasi dari burung rangkong.
Jembatan Kapuas III Pontianak direncanakan memiliki ruang bebas vertikal yang lebih dari 42 meter agar kapal di Sungai Kapuas bisa melintas.
Pemerintah setempat menyampaikan jika pembangunan jembatan tersebut menelan anggaran lebih dari Rp 1 triliun tapi tidak menggunakan APBD.
Melainkan menggunakan APBN yang sudah diajukan oleh pemerintah Kalimantan Barat.
Bila sudah jadi nanti diharapkan jembatan tersebut bisa menjadi pendongkrak ekonomi masyarakat setempat.***