

inNalar.com – Terdapat sebuah pabrik gula di Lumajang Jawa Timur yang dulunya diklaim sebagai salah satu pabrik terbesar semasa kolonial.
Pabrik gula ini berada di Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Letaknya kira-kira berjarak sekitar 159 dari arah pusat koota ibu kota Jawa Timur, yakni Surabaya.
Sejak zaman kolonial, pabrik gula di Jawa Timur ini tetap beroperasi hingga sekarang.
Dulunya Belanda memang sengaja membangun pabrik gula di Lumajang Jawa Timur ini untuk mengeruk komoditas utama di daerah sana.
Apalagi daerah yang dijadikan pabrik tebu tersebut memang terkenal subur, karena keberadaanya yang diapit oleh tiga gunung di Jawa Timur.
Setelah Indonesia merdeka, status kepemilikan dari pabrik gula di Lumajang Jawa Timur ini terus berubah-ubah.
Meskipun begitu, diketahui saat ini pabrik gula di Lumajang Jawa Timur tersebut tetap dikelola oleh PT.
Pengelola dari pabrik gula terbesar semasa kolonial tersebut saat ini diambil alih oleh Perkebunan Nusantara XI, yang merupakan salah satu dari BUMN.
Awalnya lahan yang digunakan sebagai tempat pembangunan pabrik gula di Lumajang Jawa Timur tersebut merupakan sebuah hutan lebat.
Namun, karena lahan hutan seluas 7.147 hektare di Lumajang Jawa Timur tersebut tanahnya dianggap subur, maka dibabatlah pohon-pohonnya dan dialih fungsikan menjadi sebuah pabrik gula tersebut.
Lahan seluas 7.147 hektare di Lumajang Jawa Timur tersebut, 4.511 hektarnya digunakan sebagai penanaman tebu.
Sedangkan, seluas 1557 hektarnya digunakan sebagai tegal, dan seluas 1079 hektarenya digunakan sebagai wilayah emplasment.
Dalam sebuah tulisan yang berjudul DE INGENIEUR IN INDONESIE dari Vlugter, disebutkan bahwa pabrik gula di Jawa Timur tersebut pernah menjadi pabrik gula terbesar di ASIA.
Namun setelah Jepang menduduki Indonesia, pabrik gula di Jawa Timur itu dialihfungsikan sebagai pabrik fermentasi asetol dan alkohol.
Menurut catatan sejarahnya yang dilansir dari laman web pinhome.id, disebutkan bahwa pabri gula ini dulunya mulai beroperasi sejak tahun 1910.
Pabrik gula yang pernah dikalim sebagai pabrik gula terbesar di Asia tersebut adalah pabrik gula Djatiroto.***