Bisa Tampung Air Hujan 750.000 m3, Embung Cantik di Kalimantan Utara Ini Malah Terbengkalai

inNalar.com – Berbeda dengan bendungan, embung merupakan penyimpanan air yang cenderung lebih dangkal dalam skalanya.

Dibangun di daerah desa atau pertanian, embung sering kali digunakan untuk menyimpan air hujan dan mengatur pasokan air lokal.

Salah satu embung yang menjadi pasokan air penting adalah Embung Binalatung yang berada di Kecamatan Tarakan Tengah, Tarakan, Kalimantan Utara.

Baca Juga: Punya 15 Pulau, Taman Nasional Seluas 220 Ribu ha di Sulawesi Selatan Ini Jadi Destinasi Wisata Selam Dunia?

Dilansir inNalar.com dari laman kaltara.bpk.go.id, Embung Binalatung difungsikan sebagai distribusi air bersih oleh PDAM Tirta Alam.

Dengan kapasitas mencapai 750.000 m3, embung ini dapat memasok air bersih bagi 13.000 pelanggan PDAM di daerah sekitarnya.

Embung yang dibangun pada tahun 2002 hingga 2005 di Kalimantan Utara ini rupanya mendapatkan pasokan air dari tadah air hujan.

Baca Juga: Berjarak 300 Km dari Makassar, Taman Nasional di Sulawesi Selatan Ini Miliki Terumbu Karang hingga 500 KM2

Berbeda dengan bendungan yang memanfaatkan aliran air sungai, embung ini terpantau kering karena rendahnya curah hujan yang berada di Kalimantan Utara.

Hal ini membuat Embung Binalatung yang berlokasi di Kampung Satu Skip Tarakan tersebut sulit untuk memasok air untuk didistribusikan ke warga setempat.

Akan tetapi, embung Binalatung ini ternyata memiliki panorama yang tidak kalah menarik untuk dijadikan destinasi wisata.

Baca Juga: Daerah di Kalimantan Barat Ini Punya Biaya Hidup Termahal! Sebulan Hanya Sisa Rp 1 Juta Saja untuk Healing

Bila terlalu penat dengan suasana perkotaan Tarakan, pengunjung dapat menikmati indahnya fenomena matahari terbenam di sini.

Selain itu, embung Binalatung juga cocok dijadikan tempat bermalam dengan berkemah di daerah pinggirannya.

Sehingga, embung ini dapat menjadi spot wisata menarik untuk menikmati keindahan alam terutama cantiknya bintang di malam hari.

Sayang, embung yang berlokasi di Tarakan ini terlihat tidak terawat karena banyaknya rumput liar yang tumbuh panjang menutupi sebagian lokasi.

Padahal, tempat ini bisa dijadikan sebagai ikon Kota Tarakan dan juga tujuan wisata yang mendongkrak perekonomian daerah bila dikelola dengan baik.

Dengan begitu, embung ini tidak hanya menjadi tempat penampungan air, melainkan destinasi liburan yang ramah untuk keluarga.***

Rekomendasi