

InNalar.com – Terdapat pembangunan jembatan yang digadang-gadang akan jadi yang terpanjang di Indonesia.
Jalur penghubung tersebut adalah jembatan Batam-Bintan.
Dikatakan sebagai yang terpanjang, hal tersebut karena diketahui jembatan Batam-Bintan ini memiliki panjang kurang lebih 15 km.
Dengan dibangunnya jembatan Batam-Bintan, maka jalur penghubung ini akan menyambungkan dua pulau di Kepulauan Riau.
Dua pulau yang akan terhubung dari adanya jembatan tersebut adalah pulau Batam dan pulau Bintan.
Dilansir Innalar.com dari kpbu.kemenkeu.go.id, diharapkan dengan adanya jembatan Batam-Bintan, maka mampu membuat pemerataan pembangunan lebih cepat, serta mengurangi biaya logistik.
Selain itu, dapat pula membuat mobilitas kendaraan dari kedua wilayah tersebut menjadi lebih efisien.
Seperti yang dijelaskan di atas, jembatan Batam-Bintan ini memiliki panjang 15 km, atau lebih tepatnya sepanjang 14,753 Km.
Akan tetapi, anggaran dari pembangunan jembatan tersebut akan terbagi menjadi dua.
Pembagian tersebut adalah bagian KPBU dari Pulau Bintan – Pulau Tanjung Sauh sepanjang 7.98 Km.
Sedangkan sisanya merupakan dukungan pemerintah dari Pulau Tanjung Sauh – Pulau Batam, yang bersumber dari Pinjaman Luar Negeri, sepanjang 6.76 Km.
Digadang-gadang jadi yang terpanjang, tentu pembangunan jembatan Batam-Bintan ini tidaklah sedikit.
Karena diketahui pembangunan dari jembatan di Kepulauan Riau ini saja mendapat dukungan Konstruksi dari pemerintah sebesar Rp. 3,34 Triliun.
Meskipun begitu, biaya tersebut masihlah perkiraan.
Karena diketahui jika proyek pembangunan jembatan Batam-Bintan ini akan dilakukan penyelidikan tanah, di bulan September nanti.
Setelah itu, baru akan dilakukan tapak jembatan, dimana akan menghubungkan pulau Batam dan Pulau Bintan, di Kepulauan Riau. ***