

inNalar.com – Pulau Sadau merupakan wilayah yang berpotensi menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara.
Selain hamparan pasir pesisirnya yang begitu cantik, Pulau Sadau juga sering digunakan sebagai spot memancing yang menjanjikan.
Masih termasuk dalam wilayah administratif Kecamatan Tarakan Barat, pulau ini ternyata juga menjadi tempat bersejarah pada Perang Dunia II.
Dikenal sebagai tempat persinggahan bagi nelayan dari Kerajaan Tidung di masa lampau, pulau kecil ini ternyata ditinggali oleh 30 kepala keluarga.
Akan tetapi, pulau yang sempat disorot karena munculnya rencana untuk membangun Jembatan Bulan di Kalimantan Utara ini berpotensi untuk ditinggalkan oleh penduduknya.
Dilansir inNalar.com dari berbagai sumber, faktor yang mempengaruhi kurang lebih 104 jiwa untuk meninggalkan Pulau Sadau adalah minimnya fasilitas.
Baca Juga: Erick Thohir Tuai Apresiasi Suporter Usai Dikritik ‘Pedas’ Polemik Pemanggilan Pemain ke Timnas
Sebagian warga Pulau Sadau terpantau telah bermigrasi ke daratan Pulau Tarakan yang terbilang padat dan maju.
Dikatakan, keluhan yang paling dirasakan oleh masyarakat adalah fasilitas kesehatan, seperti puskesmas atau rumah sakit.
Bagi penduduk Pulau Sadau yang sakit, dikatakan mereka hanya memiliki pilihan untuk tinggal sementara di Pulau Tarakan agar mendapatkan perawatan.
Selain itu, sebagian penduduk di Pulau Sadau tidak bisa mendapatkan fasilitas pendidikan yang baik, sehingga harus bersekolah ke Tarakan.
Hal ini pun mendorong keinginan pemerintah setempat untuk menyulap Pulau Sadau sebagai pulau wisata di Kalimantan Utara.
Dengan penataan Pulau Sadau menjadi pusat wisata, kawasan ini akan dibangun beberapa infrastruktur yang menunjang kehidupan masyarakatnya.
Dengan begitu, penduduk yang tinggal di kawasan ini akan mendapatkan fasilitas yang lebih baik seperti rumah sakit dan institut pendidikan.
Selain berpotensi menjadi tempat wisata, Pulau Sadau diyakini menyimpan sejarah besar dan juga kisah mistis.
Salah satunya adalah misteri makam di bibir pantai yang tak kunjung mengalami abrasi meski beberapa kali terkena ombak pantai.
Bila pemerintah setempat dapat mengelola tempat ini dengan baik, Pulau Sadau dapat menjadi spot wisata yang menarik di Kalimantan Utara.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi