

inNalar.com – Bandara Juwata merupakan salah satu bandara internasional yang berlokasi di Tarakan, Kalimantan Utara.
Menjadi gerbang menuju Kota Tarakan, pemerintah rupanya berupaya untuk memperluas terminal bandara ini.
Pembangunan gedung terminal baru di bandara internasional satu-satunya Kalimantan Utara ini pun menghabiskan biaya yang tidak sedikit.
Baca Juga: Memiliki Kedalaman Air 14 Meter, Kalimantan Utara Akan Punya Pelabuhan Barang Baru di Sungai Ini
Dilansir inNalar.com dari laman resmi Sekretarian Negara RI, terminal baru Bandara Juwata kini dapat menampung 2000 penumpang per harinya.
Sebelum pembangunan, bandara internasional di Kalimantan Utara ini hanya dapat menampung penumpang sebanyak 400 orang saja.
Biaya yang dihabiskan untuk membangun terminal baru Bandara Juwata sendiri mencapai 160 miliar Rupiah.
Meski menghabiskan biaya yang tidak sedikit, pengembangan terminal Bandara Juwata di Tarakan ini ternyata membutuhkan waktu yang cukup lama.
Diketahui, pembangunan terminal Bandara Juwata yang dirampungkan dengan melibatkan Kemenhub ini berlangsung sejak tahun 2010 hingga 2015.
Faktor yang mempengaruhi masa pembangunan ini adalah perekonomian Kalimantan Utara yang dulunya masih kurang baik.
Baca Juga: Karena Lahan Persawahan Terbatas, Ternyata Begini Cara Kalimantan Utara Tingkatkan Produksi Padi
Pembangunan ini juga menjadikan landasan pacu Bandara Juwata yang tadinya hanya 1.800 meter menjadi 2.250 meter.
Agar dapat mengikuti standar bandara internasional, perpanjangan landasan pacu bandara di Tarakan ini telah diusulkan menjadi 2.500 meter.
Akan tetapi, panjang runway 2.500 meter masih perlu ditinjau ulang terutama menyangkut keselamatan penumpang di Bandara Juwata.
Setelah berhasil menyiapkan dana, diharapkan bandara internasional satu-satunya di Kalimantan Utara ini dapat memanjangkan runway hingga 2.700 meter nantinya.
Karena letak Bandara Juwata di perbatasan, bandara ini akan menjadi gerbang penghubung internasional yang menghubungkan Indonesia dengan negara lainnya.
Selain itu, Bandara Juwata juga menjadi ikon Kota Tarakan yang diharapkan dapat membantu perkembangan ekonomi Kalimantan Utara.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi