

inNalar.com – Kalimantan Utara adalah provinsi di Pulau Kalimantan dengan mayoritas penduduknya beragama Islam.
Di Kalimantan Utara terdapat sekitar lebih dari 70 persen penduduknya yang memeluk agama islam.
Maka dari itu, tentunya di Kalimantan Utara terdapat puluhan masjid untuk digunakan sebagai tempat ibadah.
Di Kalimantan Utara sendiri terdapat suatu masjid tua yang dibangun sejak zaman kesultanan di Kabupaten Bulungan.
Masjid tua tersebut bernama Masjid Kasimuddin yang telah berdiri sejak tahun 1929.
Masjid Kasimuddin ini berlokasi di Tanjung Palas Tengah, kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Masjid Kasimuddin bisa dibilang merupakan salah satu masjid bersejarah karena masjid ini merupakan salah satu peninggalan kesultanan Bulungan.
Masjid Kasimuddin mulai dibangun pada saat Sultan Maulana Muhammad Kasimuddin berkuasa pada tahun 1901 hingga 1925.
Makam Sultan Maulana Muhammad Kasimuddin pun terletak di halaman masjid Kasimuddin.
Baca Juga: Apakah Formasi Polsuspas CPNS 2023 Akan Dihapuskan atau Ganti Nama? Berikut Prediksi Nama Baru
Masjid ini didirikan di atas lahan seluas 3.560,25 m2 dan bangunannya berbentuk semi permanen dengan dinding yang terbuat dari papan kayu ulin.
Sementara itu, luas bangunan dari masjid Kasimuddin ini sendiri sebesar 585,64 m2.
Dinding semi permanen masjid ini terdiri atas bagian bawah setinggi satu meter terbuat dari pasangan ubin/tegel bermotif dengan warna hijau papan kuning.
Ruang utama masjid Kasimuddin berbentuk bujur sangkar, memiliki ukuran 19 × 19 m dan tinggi bangunan sampai puncaknya 15,50 m.
Uniknya, salah satu bahan bangunan yang digunakan untuk pembangunan masjid ini di impor langsung dari Belanda.
Bahan bangunan yang diimpor langsung dari Belanda adalah tegel/ubin bermotif arsitektur Eropa yang membuat daya tarik tersendiri dari masjid ini.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi