

inNalar.com – Terpantau sejak pada awal Agustus 2023, harga produk tanaman di Provinsi Riau banyak mengalami perubahan yang membuat petani dilema.
Fluktuasi harga kopra, kelapa kering dan pinang yang menjadi komiditas perkebunan petani di Riau membuat pemerintah memberikan tanda waspada ke para petani di Riau.
Beberapa komoditas mengalami kenaikan meski sedikit, namun juga beberapa komiditas perkebunan Riau mengalami kenaikan.
Harga kelapa kering di beberapa kabupaten naik signifikan, menurut data yang dirilis Dinas Perkebunan (Disbun) Riau pada 16 Agustus.
Baca Juga: Warganya Berparas Bule, Ini Asal-usul Adanya Kampung Belanda di Pedalaman Garut, Jawa Barat
Menurut Direktur Dinas Perkebunan Riau, Zulfadli, dan Kabid Pengolahan dan Pemasaran, Defris Hatmaja, harga kelapa kering naik.
Harga kelapa kering di Kabupaten Kuansing, Kampar, dan Meranti merangkak naik Rp2.825-/kg, naik Rp262 dari harga pekan lalu.
Menurutnya, harga kopra kualitas (100%) berbeda. Harga turun menjadi Rp5.050-/kg di Pulau Indragiri Hilir dan Meranti, turun dari Rp50 pekan lalu.
Harga tepung sorgum basah juga berubah. Harga naik Rp50 dari harga pekan lalu di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti Rp2.400,-/kg.
Namun, pada beberapa wilayah kabupaten seperti Kampar, Siak, Kuantan Singi, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti dan Bengkalis, harga pinang kering secara umum mengalami kenaikan.
Harga pinang kering misalnya, pada saat ini Rp5.900/kg naik Rp234 dibandingkan minggu lalu.
Dinas Perkebunan menjelaskan, berbagai faktor seperti kondisi cuaca dan permintaan pasar dapat mempengaruhi harga tanaman ini.
Baca Juga: 90 KM dari Jakarta, Terdapat Tambang Emas Terbesar di Jawa Barat Sampai Tembus Perut Gunung
Dia menegaskan kembali bahwa pelaku perdagangan di sektor tanaman diharapkan untuk terus memantau pergerakan harga untuk membuat keputusan yang tepat dalam mengelola bisnis mereka.
Pengelolaan bisnis yang dimaksudkan adalah management pertanian dan penjualan agar para petani tidak merasakan kerugian dari fluktuasi harga komditi ini.
Provinsi Riau merupakan provinsi dengan komoditas perkebunan yang unggul seperti kelapa sawit, kelapa, kopra dan pinang.
Sehingga, cuaca memiliki dampak langsung pada produk hasil bumi. Implikasinya, hasil perkebunan akan anjlok atau meningkat sesuai kualitasnya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi