Dibangun Sejak Tahun 1948, Masjid Raya di Kota Makassar Ini Jadi yang Terbesar se-Asia Tenggara?

inNalar.com – Masjid Raya Makassar, salah satu masjid dengan desain yang sangat indah dan megah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Sejak awal berdiri, Masjid Raya Makassar sudah sangat megah dan besar hingga digadang-gadang sebagai masjid terbesar se-Asia Tenggara.

Masjid Raya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan ini telah dibangun sejak tahun 1948, 3 tahun setelah Indonesia Merdeka.

Baca Juga: Hemat Rp 16,5 Miliar per Tahun, PLTS Hybrid Seluas 1,46 Hektar Ini Jadi yang Paling Besar di Sulawesi Selatan

Pembangunan masjid yang sempat digadang sebagai masjid terbesar se-Asia Tenggara ini selesai pada tahun 1949 dan mulai digunakan hingga saat ini.

Bangunan utama masjid diketahui dapat menampung jamaah hingga berjumlah 10.000, sedangkan apabila digabung dengan bagian luar akan mencapai kapasitas 50.000 jamaah.

Meskipun telah berdiri sejak tahun 1948, Masjid Raya Makassar ini tetap berdiri kokoh hingga saat ini dan menjadi salah satu kebanggaan masyarakat.

Baca Juga: Pakai 6 Tips Ini Agar ANBK Bisa Dilalui dengan santai dan Mudah Selama Ujian, Pelajar Harus Paham!

Pasalnya, Masjid Raya Makassar sempat direnovasi dan dilakukan perombakan besar pada tahun 2009 agar menjadi lebih kokoh dan modern.

Selain renovasi dan perombakan besar, pada tahun 2009 diketahui bahwa Al-Qur’an berukuran raksasa disumbangkan ke masjid ini.

Penyumbang Al-Qur’an raksasa di masjid megah di Sulawesi Selatan ini adalah Aksa Mahmud yang saat itu menjadi pembina dari Masjid Raya Makassar.

Baca Juga: Keindahan Jembatan Siti Nurbaya, Batang Arau, dan Kota Tua di Kota Padang yang Selalu Ramai Pengunjung

Dengan kapasitas mencapai 10.000 jamaah, bangunan gedung dari Masjid Raya Makassar ini terdiri dari 2 lantai.

Arsitektur yang diterapkan di Masjid Raya Makassar adalah arsitektur mediterania dimana warna dasar dan dominasinya adalah krem.

Masjid Raya Makassar di Sulawesi Selatan ini menawarkan suasana yang sejuk dan diketahui tidak pernah sepi pengunjung.

Masjid yang konon sempat digadang sebagai paling besar se-Asia Tenggara ini memiliki rancangan yang terbuka, sehingga angin terasa sejuk.

Selain itu, Masjid Raya Makassar juga memiliki 2 menara yang menjulang tinggi dimana masing-masing tingginya adalah 47 m dan 66,66 m.

Tinggi menara di Masjid Raya Makassar apabila dijumlahkan mencapai 113,66 dan diketahui sebagai lambang jumlah surat dalam Kitab Suci Al’Qur’an.***

 

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]