

inNalar.com – Pembangunan infrastruktur di Pekanbaru Riau yaitu jalan tol akan semakin lengkap, karena jalan tol ini menghubungkan langsung tiga ruas tol yang berbeda.
Jalan tol ini akan menghubungkan tol ruas Rengat – Pekanbaru, tol ruas Pekanbaru – Bangkinang, dan tol ruas Backbone Trans Sumatera Pekanbaru – Dumai.
Infrastruktur ini di informasikan akan beroperasi pada akhir tahun 2024, dimana fungsi salah satunya untuk bisa mengurangi kemacetan yang ada di Pekanbaru Riau.
Jalan tol Lingkar Pekanbaru, itulah nama jalan tol yang akan dibangun di Provinsi Riau dengan panjang jalan tol mencapai 30,57 Km.
Ada fungsi lain dari pembangunan jalan tol Lingkar Pekanbaru, yaitu untuk bisa terkoneksinya beberapa daerah di Provinsi Riau dan pariwisata contohnya seperti Candi Muara Takus.
Selain itu, jalan tol ini akan dapat meningkatkan arus pelayanan distribusi barang dan jasa di Provinsi Sumatera barat menuju Riau.
Untuk bisa mendapatkan hasil pengukuran yang akurat, dan bisa mengefisiensikan waktu dalam pengerjaan pembangunan infrastruktur dibutuhkan teknologi konstruksi secara digital.
Jadi, pembangunan jalan tol Pekanbaru ini dibantu dua penggunaan teknologi konstruksi digital, yaitu Building Information Modelling (BIM) dan Light Detection and Ranging (LiDAR).
Kontraktor yang akan ikut membangun jalan tol Lingkar Pekanbaru adalah kontraktor dari pihak Perusahaan PT. Hutama Karya infrastruktur.
Teknologi Prefabricated Vertical Drain (PVD) juga dibutuhkan untuk bisa membangun jalan tol ini, karena dalam pembangunan akan ada tantangan dengan tanah lunak.
Investasi yang diberikan untuk infrastruktur ini mencapai 7,9 Triliun Rupiah, serta ada rencana untuk melengkapi fasilitas struktur jalan tol diantaranya 3 underpass, 6 overpass, 3 interchange, 3 gerbang tol, dan 1 pasang set area tipe A.
Pembangunan infrastruktur ini mengorbankan sekitar 921 tanah milik warga yang berada di Pekanbaru Riau.
Ada dua Kecamatan yang terdampak pembangunan infrastruktur jalan tol ini, yaitu Kecamatan Rumbai dan Kecamatan Rumbai Barat.
Selain Kecamatan, ada juga sekitar lima Kelurahan yang terdampak sama dengan dua Kecamatan tersebut, yaitu Kelurahan Sri Meranti, Agrowisata, Rumbai Bukit, Palas dan Muara Fajar Timur.
Tetapi pihak dari Pemerintah Pekanbaru Riau sudah bermusyawarah dengan para warga yang tanah nya terdampak oleh pembangunan infrastruktur ini, dan Pemerintah Pekanbaru dengan sigap menyelesaikan permasalahan itu agar bisa terbangunnya jalan tol Lingkar di Pekanbaru Riau. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi