

inNalar.com – Menyumpah adalah kebiasaan yang sebaiknya untuk dihindari, terlebih ketika berharap hal buruk terjadi kepada orang lain.
Kebiasaan menyumpah bisa berdampak buruk apabila tidak dikontrol, terutama jika kalian mengunjungi wilayah yang dihuni Suku Anak Dalam di Provinsi Jambi.
Suku Anak Dalam termasuk suku yang unik di Indonesia dengan populasinya diperkirakan sebanyak 20.000 jiwa pada tahun 2021.
Nama lain dari Suku Anak Dalam bervariasi mulai dari Suku Rimba, Ulu, maupun Suku Kubu.
Terdapat kisah unik dan terbilang mistis yang dikalangan Suku Anak Dalam mengenai kekuatan manik-manik Sebalik Sumpah.
Baca Juga: Bikin Merinding! Intip 3 Mitos Tentang Gunung Kerinci di Provinsi Jambi, Ada Manusia Harimau?
Manik-manik ini digunakan sebagai bahan utama aksesori kalung atau gelang yang berasal dari biji-bijian tanaman lerok melong.
Masyarakat Jambi biasanya meronce biji-bijian Sebalik Sumpah menjadi aksesori yang menarik dan menggunakannya sehari-hari ataupun dijual sebagai produk kerajinan tangan.
Disebut sebagai Sebalik Sumpah oleh Suku Anak Dalam karena memiliki arti berbalik sumpah, yang dimaknai jika ada orang yang berniat jahat dan menyumpah serapah kepada pemakai gelang tersebut akan berbalik menyerang dia.
Sedangkan orang yang memakai gelang Sebelik Sumpah akan terhindar dari sumpahan tersebut.
Selain bisa digunakan sebagai jimat pelindung bagi Suku Anak Dalam, orang luar pun bisa menggunakannya sebagai aksesori sehari-hari.
Suku Anak Dalam juga menggunakan gelang Sebelik Sumpah untuk penangkal hal buruk saja, melainkan juga sebagai lambang persaudaraan di antara mereka.
Dengan menggunakan Sebelik Sumpah membuktikan mereka memiliki tali persaudaraan yang kuat untuk saling mendukung satu sama lain.
Suku Anak Dalam tersebar di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan mulai dari Musi Rawas Utara hingga Kabupaten Musi Banyuasin.
Selain itu di Provinsi Jambi masih bisa didapati Suku Anak Dalam yang masih memegang tradisi lama dan hidup secara nomaden.
Mereka masih menerapkan kegiatan berburu hewan dan buah-buahan hutan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.***
Baca Juga: Fakta Unik Ajaran Buddhisme Thailand: Ada Pengucapan Sumpah Sebelum Dilantik
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi