Pernah Disinggahi Gajah Setiap Bulan Purnama, Inilah Asal Usul Destinasi Wisata ‘Candi Muara Takus’ di Riau

inNalar.com – Candi Muara Takus merupakan candi Budha yang terletak di Desa Muara Takus yang lokasinya sangat dekat dengan sungai Kampar di Provinsi Riau

Candi Muara Takus berdiri kokoh di tanah seluas 138,5 hektar, Candi Muara Takus juga merupakan kompleks candi yang didalamnya ada beberapa bangunan lainnya.

Tempat ini akhirnya dijadikan tempat wisata dengan berkembangnya zaman, dan Candi Muara Takus merupakan wisata unggul yang berada di Provinsi Riau.

Candi Muara Takus dikelilingi tembok yang memiliki ukuran 74 x 74 meter, dan diluar candi juga dikelilingi oleh tembok tanah berukuran 1,5 x 1,5 meter.

Baca Juga: Tidak Hanya di Jawa, Candi Peninggalan Majapahit Ternyata Juga Ditemukan di Kalimantan Barat!

Selain itu, Candi Muara Takus terdiri dari beberapa candi di sekitarnya, yaitu ada Candi Tua, Can Mahligai, Candi Palangka, dan Candi Bungsu.

Candi Muara Takus merupakan candi budha yang tertua di Provinsi Riau, karena ada yang beranggapan bahwa Candi Muara Takus dibangun abad-4 dan abad ke-7.

Katanya, Candi Muara Takus pertama kali ditemukan oleh orang belanda yang bernama Yzerman ketika sedang melakukan perjalanan di hutan Sumatera tahun 1893.

Adapun pendapat lain, yaitu Candi Muara Takus ditemukan pertama kali oleh seorang arkeolog pada tahun 1860.

Konon Candi Muara Takus pernah disinggahi gajah untuk berziarah, hal ini dibuktikan langsung dengan adanya buku The Forgotten Kingdoms in Sumatra ditulis oleh Dr. F.M. Schnitger pada 1939.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Inilah 4 Candi Tertua di Jawa Timur yang Cukup Eksotis, Nomor 1 Bukan Candi Jolotundo

Dr. F.M. Schnitger melihat langsung fenomena dimana segerombolan gajah muncul untuk berziarah di Candi Muara Takus itu.

Warga Provinsi Riau mempercayai bahwa zaman dahulu, setiap bulan purnama segerombolan gajah akan selalu datang untuk mengelilingi dan berlutut di Candi Muara Takus.

Setelah menjadi tempat wisata di Provinsi Riau, Candi Muara Takus masih menjadi misteri peninggalan kerajaan siapa, para ahli tentunya berteori tentang hal ini.

Ada yang menyebutkan bahwa Candi Muara Takus adalah peninggalan Kerajaan Sriwijaya, dan ada juga yang beranggapan bahwa Candi Muara Takus sudah ada sebelum adanya Kerajaan Sriwijaya.

Lepas dari asal usul dan beberapa tanggapan, sekarang candi muara takus menjadi wisata yang sering dikunjungi oleh orang orang.

Sering juga dijadikan tempat study tour untuk para pelajar agar bisa melengkapi tugas Sejarah yang ada di Sekolah. ***

Baca Juga: Penemuan Situs Bersejarah Megalitikum di Hutan Banten, Luasnya 10 Kali Lipat dari Candi Borobudur?

 

Rekomendasi