Nasib Sopir Truk Pada Tragedi Pemotor Lawan Arah di Lenteng Agung Jakarta Selatan: Ini Faktanya!

inNalar.com – Bagaimana nasib sopir truk pada kecelakaan truk yang menabrak pemotor yang lawan arah.

Tragedi ini terjadi Di Jalan Raya Lenteng Agung Jakarta Selatan pada Selasa 22 Agustus 2023 pukul 07.00 waktu setempat. Melibatkan sekitar tujuh pemotor.

Pemotor kerap sering melawan arus pada lokasi kejadian untuk mengantar anak sekolah.

Truk yang sedang dalam penjalanan menuju Depok dengan muatan batu bata. Kemudian muncul beberapa pemotor yang belawanan arah dan tabrakan pun tak dapat dihindari.

Kasat Lantar Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Bayu Mafiando mengatakan ada sebanyak lima orang luka berat dan dua luka ringan.

Baca Juga: Kronologi Pelaku Pemerkosa Anak Kandung Sendiri, Tewas Usai Dikeroyok oleh 8 Tahanan di Depok

Korban dievakuasi ke sejumlah rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut. 

Kakorlantas Polri juga menegaskan kecelakaan terjadi akibat pelanggaran pemotor yang melawas arus dan tidak layak mendapatkan santunan.

Tujuh pemotor tidak hanya terkena sanksi tilang tapi para pemotor juga bisa dikenai sanksi pindana. 

Pihak Jasa Raharja juga menjelaskan, pada Undang-undang Nomor 34/1964 jo PP nomor 18/1965.

“Bahwa pengemudi yang mengalami kecelakaan dan merupakan penyebab terjadinya tabrakan dua atau lebih kendaraan bermotor maka Jasa Raharja tidak menjamin.”

Baca Juga: Penyanyi Dangdut Difarina Indra Kecelakaan di Tol Jombang-Mojokerto, Begini Kondisinya

Seorang saksi Marodi (55) bersaksi pemotor sepat berhenti karena ada truk dan menurutnya truk tersebut tiba-tiba menabrak pemotor. 

Nasib supir truk (AS) yang ditahan oleh polisi sudah dipulangkan setelah dimintai keterangan sebagai saksi dan truk pun sudah dievakuasi.

Polisi berencana menepatkan elentronic traffic law enforcement (ETLE) di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). 

Dikarenakan sumber daya yang terbatas ETLE tidak selalu berada di lokasi. Oleh sebab itu polisi menghimbau kesadaran pengendara. ***

Baca Juga: Ajaib! Korban Pesawat Jatuh Berhasil Selamat Selama 40 Hari di Hutan, Begini Kronologi Ceritanya

 

Rekomendasi