Berikut 10 Kota Paling Sedikit Memiliki Polusi Udara di Indonesia, Dapat di Cek Secara Real Time, Loh!

inNalar.com – Di Indonesia, sedang ramai diperbincangkan tentang polusi udara. Kota yang sedang menjadi perbincangan yaitu Jakarta.

Udara berasal dari percampuran atau kumpulan gas yang ada di permukaan bumi. Khususnya di Indonesia, udara baik sangat dibutuhkan oleh setiap makhluk hidup untuk bernafas.

Namun saat ini Indonesia sedang darurat polusi udara, kadar oksigen di udara mulai berkurang akibat dari kegiatan yang dilakukan oleh manusia.

Baca Juga: Pada Abad ke-15 , Daerah Ini Jadi Pusat Perdagangan di Kalimantan Selatan, Ternyata Bukan Banjarmasin?

Hal yang mempengaruhi berkurangnya kadar oksigen seperti membakar sampah, penggunaan AC, lemari pendingin yang menggunakan CFC, dan lain sebagainya.

Tetapi tidak semua wilayah Indonesia memiliki polusi udara terburuk. Kita dapat mengetahui ciri-ciri udara yang tidak tercemar, seperti dikutip dari laman semarangkota.go.id berikut ini:

1. Kadar karbon dioksida tinggi
Saat menghirup udara akan merasa segar karena kandungan oksigen yang tinggi, sementara udara tercemar akan terasa sesak saat menghirup udara.

Baca Juga: 6 Situs Bersejarah Berisi Peninggalan Kuno di Banten yang Wajib Dikunjungi Sebagai Wisata Sejarah

2. Udara tidak berwarna
Udara baik tidak dapat dilihat karena tidak berwarna, sedangkan udara tercemar akan berwarna hitam keabu-abuan karena mengandung zat polutan yang berbahaya.

3. Tidak berbau
Udara yang segar tidak memiliki bau dan tidak menyesakkan nafas saat menghirupnya.

4. Tidak merasa pengap
Tidak merasa pengap menunjukan salah satu ciri dari udara yang tidak tercemar.

Baca Juga: Raih Penghargaan Pratama dari Pemprov Jambi, Ini Syarat Kabupaten Bungo untuk Sukses Jadi Kota Layak Anak

Selain mengenali ciri udara yang tidak memiliki polusi juga dapat mengecek kualitas udara melalui IQAir.

Ada sepuluh kota di Indonesia memiliki paling sedikit polusi udara, yaitu: Kota Sorong menduduki posisi pertama pada peringkat kota paling sedikit terpolusi dengan AQI-US 29,

Dilanjut Solok dengan AQI- US 38, Samarinda dengan AQI- US 38, Martapura dengan AQI- US 52, Banda Aceh dengan AQI- US 55.

Kemudian Poso dengan AQI- US 57, Sampit dengan AQI- US 61, Jambi dengan AQI- US 66, Pontianak dengan AQI- US 69, Batam dengan AQI- US 76.

Berdasarkan angka tersebut menunjukan paling sedikit tingkat polusi udara di Indonesia, yang artinya udara-udara di kota yang telah disebutkan belum tercemar terlalu parah.

Data diatas dapat berubah secara berkala, jadi bisa dicek secara real time untuk memastikan apakah kota yang kita singgahi sudah tercemar atau belum.***

Rekomendasi