Memiliki Panjang 6,68 KM! Ini Proyek Pembangunan Jaringan Jalan Tol IKN Segmen 5A Simpang Tompadung

 

inNalar.com – Pemerintah saat ini tengah memulai proyek pembangunan infrakstrktur berupa jalan tol di Ibu Kota Nusantara (IKN)

Proses pembangunan jaringan Tol IKN Nusantara masih terus berlanjut. Diprediksi akan rampung pada Maret 2024

Untuk jaringan Tol Segmen 5A ini berlokasi di Pulau Balang, Simpang Tompadung.

Baca Juga: Canggih! Raksasa Internet Korea Selatan Ciptakan Chatbot Bahasa Korea HyperClova X , Bisa Tandingi ChatGPT?

Total panjang dari pembangunan tol segmen 5A ini sepanjang 6,68 km dengan total semua segmen adalah 13.275 kilometer.

Dilansir dari situs resmi Kementerian PUPR bahwa progress untuk segmen 5A sudah sebesar 37,39%.

Dilihat dari beton-beton penyangga jembatan sudah terpasang dan hampir rampung dicor semua.

Baca Juga: Habiskan 2,6 Triliun! Bandara Terbesar ke-2 di Indonesia Malah Akan Diubah Jadi Bengkel Pesawat, Kenapa?

Kemeterian PUPR juga sedang merampungkan jembatan duplikasi bentang pendek Pulau Balang di Kaltim sepanjang 514 meter.

Jembatan ini akan menyambung dengan akses tol IKN Segmen 5A.

Untuk progressnya sendiri sudah sebesar 25,3% dan ditargtkan selesai pada Mei 2024.

Baca Juga: Pelabuhan Rp 5 Triliun Mangkrak? Inilah Ambon New Port yang Tidak Jadi Digarap Dengan Alasan…

Jembatan duplikasi bentang pendek ini berada di posisi sebelah kiri jalan tol.

Nantinya jembatan ini tersambung dengan jalan tol IKN Segmen 5A Simpang Tempadung – Jembatan Pulau Balang.

Kepala Satuan Pelaksaan Pembangunan IKN menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Tol IKN yang sudah berjalan terbagi dalam tiga segmen.

Tiga segmen tersebut adalah Segmen 3A Karangjoang – KKT Kariangau sepanjang 13,4 km, Segmen 3B KKT Kariangau – Simpang Tempadung sepanjang 7, 32 km, dan Segmen 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,67 km.

Terlihat jumlah alat berat yang beroperasi di Segmen 5A lebih banyak dibandingkan di Segmen 3A dan segmen 3B.

Untuk hasilnya sendiri lebih terlihat progressnya karena Segmen 5A lebih dahulu digarap.

Terdapat beberapa kendala dalam pembangunan jalan tol di segmen ini mengingat banyaknya jurang dan bukit-bukit yang harus dipotong dan penambahan gorong-gorong raksasa.

Mengutip data dari situs resmi LPSE Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), saat ini tengah dilakukan lelang proyek.

Proyek jalan tol bernilai Rp 3,6 triliun yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2023 2024.

Proyek tersebut terbagi dalam pembangunan jalan, pembangunan jembatan, dan elevate pile slab.

Masa perencanaan konstruksi direncakan selama 420 hari atau 14 bulan.***

Rekomendasi