Anggarannya Rp 80 Miliar, Pasar Tertua di Kalimantan Utara Ini Dibangun Ulang Usai Ludes Terbakar

inNalar.com – Berlokasi di Tarakan, Kalimantan Utara memiliki pasar tertua yang digunakan sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pasar tersebut menjadi lokasi favorit masyarakat Kalimantan Utara untuk berbelanja karena menawarkan berbagai barang kebutuhan yang menarik.

Sayangnya, pasar tersebut sempat terbakar hingga menghanguskan sebagian besar kios dan bangunan.

Baca Juga: Miliki 5 Terowongan Gajah! Ternyata Jalan Tol Trans Sumatera Sepanjang 2987 Km Dibangun Untuk Hewan, Benarkah?

Hilangnya pasar ini tentu sangat mempengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat Kalimantan Utara terutama pedagang yang mengalami kerugian.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah berupaya untuk membangun pasar ini kembali agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kalimantan Utara.

Dilansir inNalar.com dari berbagai sumber, pasar yang ludes terbakar di Tarakan ini adalah Pasar Batu.

Baca Juga: Anggaran Rp 54,4 Miliar, Pak Bas: PUPR Pasok Air Minum ke 24 Ribu Jiwa, Bukan di Bandar Lampung tapi di…

Pasar Batu dikenal sebagai tempat berbelanja tertua di Kalimantan Utara dan berperan sebagai pusat ekonomi di daerah tersebut.

Pada tahun 1972, pasar ini sempat disebut sebagai Pasar Lingkas, namun berubah menjadi Pasar Batu sejak ada bangunan beton.

Pasar Batu menjadi tempat belanja favorit bagi masyarakat Kalimantan Utara karena 80 persen menjual barang dari Malaysia.

Baca Juga: Miliki Lahan Seluas 11,9 Ha, Terminal Bus di Jawa Timur Ini Disebut Jadi yang Paling Sibuk se-Asia Tenggara?

Meski tempatnya kecil, lokasi pasar ini tergolong strategis karena berdekatan dengan Pelabuhan Tengkayu.

Banyak warga yang menyayangkan hilangnya pasar yang sudah beroperasi selama lebih dari 60 tahun ini.

Sebagai salah satu tempat berbelanja tertua di Tarakan, pemerintah pun berupaya untuk membangun ulang pasar ini dengan dana yang tidak sedikit.

Diketahui, Pasar Batu akan dibangun ulang di tempat yang sama dengan menggunakan APBD Tarakan sebesar 80 miliar Rupiah.

Pembangunan tersebut akan mengubah konsep pusat perbelanjaan tertua di Kalimantan Utara ini menjadi pasar modern.

Bangunannya akan dilengkapi dengan desain 4 lantai dan dilengkapi dengan eskalator serta memiliki lahan yang lebih luas.

Pembangunannya pun akan dilakukan secara bertahap dan terbagi menjadi beberapa jenis.

Pasar ini juga akan memiliki ruangan terbuka publik yang diresmikan dengan nama Taman Bais Pasar Batu.

Pembangunan ulang pasar tertua di Kalimantan Utara ini pun diharapkan dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.***

 

 

 

Rekomendasi