Desa Terpencil di Sumatera Utara Ini Punya Pemandangan Sumber Mata Air yang Tak Biasa, Apakah Itu?

inNalar.com – Provinsi Sumatera Utara ternyata memiliki desa yang menyimpan pemandangan sumber mata air yang luar biasa.

Pemandangan sumber mata air dari desa terpencil di Sumatera Utara akan membuat mata tak bisa berkedip.

Desa terpencil dengan pemandangan sumber mata air di wilayah Medan yang dimaskud berada di desa paling ujung kecamatan Sibolangit, Kabapuaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Baca Juga: Warga Jawa Timur Patut Bangga! Bakal Ada Bandara yang Hubungkan 7 Daerah Jatim ke Jakarta, Cukup 1,5 Jam Saja?

Desa ini memiliki nama yang cukup unik. Nama desanya adalah Desa Negeri Gugung.

Nama Negeri Gugung sendiri berarti kampung atas, karena letak desa yang berada di kawasan Bukit Barisan.

Jarak dari kota Medan ke Desa Negeri Gugung cukup jauh, ditambah kondisi jalan yang kecil, terjal, kerikil, dan beraspal tapi di penghujung perbatasan saja.

Baca Juga: Membentang Sepanjang 504 Meter, Jembatan Tertua di Provinsi Jambi Ini Jadi Saksi Bisu Berbagai Sejarah

Karena jarak yang jauh membuat sebagian orang belum tahu tentang pemandangan sumber mata air tersebut.

Desa dengan nama unik ini memiliki pemandangan hijau yang sangat asri sehingga dapat menenangkan jiwa.

Sumber mata air yang ada di Desa Negeri Gugung tidak hanya ada satu saja, melainkan ada banyak sumber mata air.

Baca Juga: Jaraknya 15,5 Km dari Bali, Ada 5 Daerah Penghasil Cabai Rawit Terbesar di Jawa Timur, Hasilkan 104.298 Ton

Dilansir dari Youtube milik akun Berma Tarigan, mengatakan bahwa banyak pegunungan sehingga sumber mata airnya juga banyak.

Hal yang tak biasa dari sumber mata air di Desa Negeri Gugung, Medan, Sumatera Utara ini yaitu adanya air dua rasa.

“Ada air yang satu alirannya satu tempat mengalirnya tapi satu dia dingin satu dia panas.” ucap Berma Tarigan di akun Channel Youtubenya pada tahun 2022.

Setiap sumber mata air yang ada di Desa Negeri Gugung, Sumatera Utara ini, akan mengeluarkan air dingin.

Kemudian air dingin tersebut akan mengalir ke tempat yang terdapat belerang hingga terciptalah air panas, maka dari sanalah disebut sebagai air dua rasa.

Berma Tarigan menyebutkan disekitar air panas memang tercium aroma belerang yang begitu kuat.

Pemandangan sumber mata air di Desa Negeri Gugung, Sumatera Utara sangat asri, tenang dan bersih dari sampah.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]