

inNalar.com – Mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam. Oleh karena itu, bangunan masjid sangatlah mudah untuk ditemui.
Hampir di seluruh wilayah Indonesia kita bisa menemukan masjid.
Beberapa dari masjid tersebut ada yang menjadi ikon sebuah kota atau daerah.
Ada juga yang menjadi saksi sejarah karena umurnya yang sudah sangat tua.
Salah satunya adalah Masjid Jami Al-Anwar di Provinsi Lampung ini.
Masjid Jami Al-Anwar beralamat di Jl. Malahayati, Kec. Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung, Lampung.
Masjid Jami Al-Anwar dibangun pada tahun 1839 dan masih ada sampai sekarang.
Pada awal pembangunannya, masjid ini hanyalah sebuah surau atau langgar kecil.
Kemudian, masjid ini direnovasi setelah mengalami kerusakan berat akibat letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883.
Renovasi pertama dilakukan pada tahun 1888, lima tahun setelah letusan Gunung Krakatau terjadi.
Renovasi kedua dilakukan pada tahun 1972 dengan melakukan perluasan bangunan.
Perluasan bangunan ini dilakukan karena jumlah jamaah yang datang untuk sholat jumat atau pada hari-hari besar semakin banyak.
Selanjutnya, renovasi ketiga dilakukan pada tahun 2015 hingga 2016.
Pada tahun ini, atap masjid yang awalnya berupa genting biasya diganti menjadi seng baja.
Setelah melalui tahap renovasi yang panjang, Masjid ini sekarang dikenal sebagai Masjid Al-Anwar dengan luas area sekitar 6.500 meter persegi.
Selain menjadi saksi bisu dari letusan Gunung Krakatau, ternyata masjid ini juga masih menyimpan peninggalan kitab zaman dahulu.
Koleksi kitab kuning dengan berbagai bahasa masih tersimpan rapi dan bagus di Masjid Jami Al-Anwar.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi