

inNalar.com – Beberapa perusahaan tambang batu bara di Indonesia menempatkan lokasi tambangnya di Pulau Kalimantan, termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah.
Salah satu perusahaan tambang batu bara di Indonesia ini telah menerima investasi lebih dari USD 30 juta, untuk deposit batu bara kokas di Kalimantan Tengah.
Penjualan batu bara yang diproduksi oleh perusahaan tambang batu bara Kalimantan Tengah ini pun terhitung fantastis.
Baca Juga: Meninggal di Usianya ke-63 Tahun, Begini Profil dan Perjalanan Arist Merdeka Sirait Semasa Hidup
Dilansir dari laman web bpci.id, penjualan batu bara dari perusahaan yang berlokasi di Kalimantan Tengah ini berkisar 30.000 ribu hingga 50.000 ton per bulannya.
Nah, ternyata di balik produksi tambang batu bara dari perusahaan besar di Kalimantan Tengah ini pernah didapati sengketa.
Pada tahun 2022 lalu, perusahaan yang mengelola tambang di Kalimantan Tengah ini pernah dituding menggarap lahan kebun karet milik warga Kabupaten Murung Raya.
Sebenarnya, kedatangan perusahaan tambang batu bara di Murung Raya Kalimantan Tengah ini sangat membawa banyak dampat positif bagi warga sekitar.
Namun, sayangnya beberapa warga menduga bahwa perusahaan tambang batu bara ini menimbulkan masalah dengan warga sekitar.
Salah satu warga di Desa Tumbang Olong Kalimantan Tengah mengungkapkan bahwa kebun karet miliknya digarap oleh perusahaan tanpa adanya ganti rugi.
Dan hingga kini perusahaan tambang batu bara yang berlokasi di Kalimantan Tengah ini kabarnya belum menyelesaikan konflik penggarapan lahan tersebut.
Jika ditelusuri lebih lanjut, perusahaan tambang batu bara ini beroperasi di sepanjang Sungai Barito Kalimantan Tengah.
Tepatnya lokasi konsesi perusahaan tambang batu bara ini terletak sekitar 30 kilometer sebelah barat Muara Teweh di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.
Perusahaan ini memproduksi batu bara jenis kokas semi lunak dengan kadar abu yang sangat rendah.
Yakni, kadar abunya hanya sekitar c.7.000CV, dengan CSN tinggi dan fluiditas yang tidak memerlukan pencucian lagi.
Perusahaan tambang batu bara ini telah memegang Izin Usaha Pertambangan dan SCC untuk konsesi lahan seluas 4.798 hektare di Kalimantan Tengah.
Perusahaan batu bara yang beroperasi di Kalimantan Tengah di atas adalah PT Borneo Prima Coal Indonesia.
Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan swasta Indonesia yang memegang IUP konsesi pertambangan batubara di Kalimantan Tengah.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi