Mengenal Tarian Tradisional Asal Jawa Tengah Beserta Makna yang Terkandung dalam Setiap Gerakannya

inNalar.com – Jawa Tengah merupakan daerah yang kaya akan budaya dan keseniannya yang masih dijunjung tinggi dan masih terus dilestarikan, salah satunya adal seni tari.

Seni tari merupakan salah satu kebudayaan yang mempunyai makna dalam setiap namanya masing-masing

Tarian sendiri dapat menguap melalui tubuh yang bergerak membentuk Gerakan indah dan berjiwa dengan penyampaian maksud dan tujuan pada setiap pergerakannya.

Berikut merupakan tari-tari yang berasal dari tanah jawa Tengah beserta makna yang terkandung di dalamnya.

  • Tari Golek

Tari golek ini berasal dari wayang golek yang mempunyai makna kesetaraan pada seorang perempuan yang bertumbuh dewasa.

Tarian ini biasa ditampilkan di keraton yang terdapat pada beberapa acara diantaranya, merayakan pernikahan, upacara penyambutan, dan acara-acara adat.

Baca Juga: Tari Sakral dari Kalimantan Timur Ini Dinilai Bawa Berkah Saat Panen, Apa Namanya?

  • Tari Dolalak

Tari dolalak ini berasal dari Purworejo, Jawa Tengah. Memiliki sejarah pada zaman penjajahan belanda di Aceh dengan penggambaran prajurit belanda di tahun 1915.

Tarian ini diiringi dengan alat music Bernama rebana, kencer dan kendang. Yang kemudian penari mengikuti alat music yang dilantunkan.

Baju yang digukana utuk tari ini menggunakan baju lengan Panjang denagn lencana, yang dilengkapi celaan pendek, akos kaki, topi, sampur dan tak lupa khasnya adalah kacamata hitam.

  • Tari Gambyong

Tari Gambyong ini berasal dari Surakarta, Solo. Dilakukan oleh dua orang remaja putri dengan kostum hijau dan bawahan kain batik, hiasan dikepala, serta selendang berwarna kuning.

Tari ini dibawakan saat acara penanaman padi di musim panen, berupa bentuk syukur dan penghormatan pada Dewi Sri.

tari ini juga berfungsi sebagai penyambutan tamu, hiburan serta yang utama adalah digunakan saat upacara pertanian.

Baca Juga: Bisa Mengobati Orang Sakit? Tarian Khas dari Kalimantan Utara Ini Terkenal Miliki Aura Sakral dan Magis

  • Tari Bondan

Tarian Bondan ini berawal dari Surakarta dan berkisah tentang perjuangan sosok dan penggambaran kasih sayang ibu kasih yang ditunjukkan ibu kepada anaknya.

Tarian ini memiliki tiga jenis yaitu, Bondan Cidongi, Bondan pegunungan dan Bondan Mardisiwi. Dengan kostum gadis desa yang memegang keranjang, topi, dan membawa alat pertanian.

  • Tari Bedhaya

Tari Bedhaya ini mempunyai makna sebagai hubungan asmara ratu Kidul dengan raja-raja Mataram di masa lalu.

Tarian ini termasuk tarian sakral yang diiringi dengan musik gamelan, dengan pakaian sarung batik, baju blus bludru dan selendang emas.

  • Tari Lengger

Tarian ini berasal dari Wonosobo yang telah lahir sejak 1910 bertempat di Dusun Giyanti, dnegan adiiringoi alunan music angkulng khas Jawa.

Mempunyai tema romansa antara Dewi Candra yang sedang mencari suaminya, awalnya tarian ini digunakan sebagai tari tradisional yang digunakan sebagai ritual kuno di daerah Jawa Tengah.

  • Tari Serimpi Sangupati

Tari serimpi ini merupakan tari yang ada di Keraton Yogyakarta dan keraton Surakarta, telah ada sejak masa penjajahan belanda dengan tema perjuangan.

Tarian ini memiliki Gerakan yang lugas, gemulai dan tegas dengan empat elemen utama dari bumi yaitu, api, angin, air.

Tarian ini juga bisa terbilang tarian sakral yang sama sakralnya dengan benda-benda pusaka dan terdapat kemistisan tersendiri pada tarian ini, namun di luar itu tarian ini melambangkan sebuah kesucian dan ketulusan.

Baca Juga: Harus Dilestarikan! Ini 5 Tarian Khas Provinsi Lampung, Salah Satunya Ditampilkan untuk Ajang Cari Jodoh?

  • Tari Beksan Wireng

Tari beksan wireng ini berasal dari Kasunan Surakarta dan Pura Mangkunegaran, merupakan tarian yang usianya sangat tua yang telah ada sejak abad ke-11.

Tarian ini memiliki tema peperangan dibawakan oleh dua orang dengan menggunakan kostum prajurit, menandakan sebagai pelindung kerajaannya.

  • Tari Lengger

Tarian ini berasal dari Wonosobo yang telah lahir sejak 1910 bertempat di Dusun Giyanti, dnegan adiiringoi alunan musik angkulng khas Jawa.

Mempunyai tema romansa antara Dewi Candra yang sedang mencari suaminya, awalnya tarian ini digunakan sebagai tari tradisional yang digunakan sebagai ritual kuno di daerah Jawa Tengah.

  • Tari Gambir Anom

Tari Gambir Anom ini merupakan tarian khas Jawa Tengah yang mempunyai makna Jatih Cinta. Gerakan tarian ini cukup unik.

Dengan adanya gerakan menata rambut, menggunakan busana yang rapih, merias wajah, bercermin, dan mondar-mandir dikarenakan rasa antusias.

Tari ini menggambarkan sebuah kisah cinta antara sosok Irwan yaitu putra dari Arjuna yang sedang jatuh cinta.

Baca Juga: Terlihat Ekstrem! Tarian Asal Provinsi Jambi Ini Justru sebagai Sarana Komunikasi dengan Roh Nenek Moyang?

  • Tari Lengger

Tarian ini berasal dari Wonosobo yang telah lahir sejak 1910 bertempat di Dusun Giyanti, dengan diiringi alunan musik angkulng khas jawa.

Mempunyai tema romansa antara Dewi Candra yang sedang mencari suaminya, awalnya tarian ini digunakan sebagai tari tradisional yang digunakan sebagai ritual kuno di daerah Jawa Tengah. *** 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]