Erick Thohir Ajak Generasi Muda Ikut Serta Berantas Korupsi di Indonesia, Komitmen Jadi Prioritas Utama

InNalar.com – Erick Thohir hadir sekaligus turut menjadi pembicara dalam acara Sound Of Justice Road To Campus 2023 yang diselenggarakan di Gedung Ternate Aseec Tower Universitas Airlangga, Surabaya, Jatim.

Pada Sound Of Justice Road To Campus 2023 yang dilaksanakan Minggu, 27 Agustus 2023 tersebut, Erick Thohir menekankan pentingnya generasi muda dalam memberantas korupsi.

Erick Thohir menyebut jika mental generasi muda juga dibutuhkan untuk membersihkan sekaligus melakukan transformasi dalam tubuh BUMN di masa yang akan datang.

Baca Juga: Tidak Jadi Pakai Nama Tokoh Banua, Jembatan Rp 318 M di Kalimantan Selatan Akhirnya Resmi Pakai Gelar Ini!

Menurut Menteri BUMN tersebut, generasi muda mempunyai sejarah panjang dalam membangun bangsa termasuk keberanian dalam melawan segala bentuk korupsi.

“Kita mempunyai sejarah panjang dalam keterlibatan generasi muda dalam membangun negara. Saatnya, generasi muda harus mempunyai komitmen untuk bicara kejujuran, transparansi dengan solusi, dan generasi muda harus berani untuk melawan korupsi, serta mempunyai karakter kuat dalam mewujudkan Indonesia Bersih,” ujar Erick Thohir, Minggu (27/8).

Kendati demikian, Erick juga berpesan jika kaum-kaum muda harus mau berkomitmen demi kemajuan bangsa.

Baca Juga: Indah Tapi Menyeramkan! 2 Hutan Adat di Kalimantan Barat Ini Terkenal Angker dan Memiliki Riwayat Mistis

Komitmen yang dimaksud tidak terlepas dari sikap kejujuran dan karakter akhlak yang baik sebagai calon-calon pemimpin.

“Saya yakin korupsi bisa dihapuskan ketika generasi muda saat ini punya komitmen kepada para pendahulu, karena semua itu harus terjadi dari usia dini,” imbuh Erick.

Lebih lanjut Erick juga menyinggung soal Kementerian BUMN yang saat ini tengah melakukan bersih-bersih guna mengelola koorporasi negara agar memperkuat ekonomi nasional.

Baca Juga: Inilah 5 Pantai Terindah dan Terbaik di Tanggamus, Nomor 1 Terdapat Batu Karang yang Menyerupai Gigi Hiu!

“Kementerian BUMN sebagai benteng ekonomi nasional, karena 30 persen ekonomi nasional ada di BUMN dan ini korporasi yang harus memberikan pendapatan kepada negara, maka penting bagi kami untuk berkomitmen menjaga BUMN agar kuat dan makin bersih,” ujarnya.

Namun Erick juga menekankan jika aksi bersih-bersih ini tidak bisa dilakukan oleh Kementerian BUMN saja, melainkan harus ada kolaborasi semua pihak termasuk kejaksaan.

Sependapat dengan Erick Thohir, Prof. Dr. Mohammad Nasih selaku Rektor Universitas Airlangga juga menyebut jika pendidikan anti korupsi menjadi suatu hal yang perlu diperkuat.

Menurutnya, pendidikan anti korupsi yang dimulai sejak dini sangat penting guna menciptakan generasi yang sadar terhadap bahaya korupsi, termasuk bentuk dan sanksi yang akan menghantui.

Masih dalam forum yang sama, Fadil Zumhana selaku Jaksa Agung Muda Pidana Umum kejaksaan Agung menjelaskan jika apa yang dilakukan oleh Erick Thohir dan tim dalam mewujudkan BUMN yang bersih patut diapresiasi.

Bentuk kerjasama yang terlibat antara Kementerian BUMN dan Kejaksaan sebelumnya juga sudah membuahkan hasil positif.

Terbukti saat adanya penyelesaian dalam restrukturisasi Garuda, kerjasama semacam ini akan terus dilanjutkan dengan sejumlah kasus yang sebelumnya telah berjalan. ***

Rekomendasi