

inNalar.com – Waduk secara sederhana diartikan sebagai tempat pada permukaan tanah untuk menampung air saat terjadi kelebihan air di musim penghujan.
Air yang tertampung dalam suatu waduk dimanfaatkan khususnya untuk keperluan pertanian dan juga keperluan lain saat musim kemarau.
Waduk Cirata merupakan sumber Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang ada di Jawa Barat. Lokasinya di desa Cadas Sari, kecamatan Tegal Waru Plered, kabupaten Purwakarta.
Luas yang dimiliki waduk Cirata meliputi 43.77 ha terbagi dengan wilayah daratan 37.577 ha dan wilayah perairan seluas 6.200 ha.
Waduk ini berasal dari sungai Citarum dengan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) terbesar di Asia Tenggara yang mengairi listrik di pulau Jawa dan Bali.
Kapasitas listrik yang dihasilkan sebesar 1.428 GWh per tahun dengan penyaluran melalui transmisi bertegangan tinggi yaitu 50 kV interkoneksi untuk pulau Jawa, Madura, dan Bali.
Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata dilakukan dengan dua tahap, yaitu tahun 1983-1988, dan pada tahun 1995-1997.
Supplay air yang didapatkan oleh waduk Cirata diperoleh dari sungai Citarum dan waduk Seguling yang kemudian mengalir ke waduk Jatiluhur.
Pada tahun 1986, warga sekitar menjadikan waduk Cirata sebagai tempat untuk mengembangkan budidaya ikan jaring apung.
Beberapa desa yang masuk dalam wilayah waduk Cirata terhapus dari peta, hal ini karena tenggelam dalam genangan air sungai Citarum dan sungai Cisokan.
Disepanjang jalan waduk ini terdapat tiang penyangga lampu jalan yang masing-masing nama diambil dari asmaul husna.
Selain sebagai PLTA, waduk Cirata dijadikan sebagai tempat wisata bagi warga sekitar dan juga ada yang datang dari luar daerah.
Bukit menjadi keindahan alam yang dimiliki waduk Cirata sambil menikmati wisata air dan wisata alam.
Dengan pemandangan indah yang dimilikinya, banyak warga sekitar menghabiskan berakhir pekan di waduk ini.
Berkeliling bendungan atau menyaksikan petani keramba ikan apung yang bekerja. Terdapat juga wisata kuliner dan tempat pemancingan ikan, dimana waduk Cirata ini terkenal dengan ikan-ikannya yang besar.***
Baca Juga: Gandeng China dan Jepang, Biaya Pembangunan PLTA Sungai Kayan di Kalimantan Utara Ini Makin Bengkak
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi