

inNalar.com – Hasil catatan Bursa Efek Indonesia Perwakilan Aceh menerangkan bahwa investor pasar di dominasi oleh pelajar dan mahasiswa.
Sebelum membahas lebih lanjut, perlu diketahui bahwa untuk menarik dan meningkatkan investasi pada investor di Aceh memerlukan tiga kombinasi pilar. Di antaranya:
Bursa Efek Indonesia (BEI) juga bekerja sama dengan perusahaan sekuritas dan juga pemangku kepentingan Aceh.
Kerja sama yang dijalin diperuntukan bagi edukasi dan literasi untuk seluruh masyarakat.
Kepedulian BEI pada pengembangan pasar modal di Indonesia juga meningkatkan investor. Edukasi pasar modal dilakukan BEI di seluruh Indonesia.
Kegiatan edukasi yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan BEI secara online maupun offline.
Adanya edukasi ini untuk memberi pengetahuan mengenai investasi yang baik melalui pasar modal Indonesia sehingga terhindar dari investasi bodong.
Kembali ke pembahasan utama, usia investor di Aceh adalah 18-25 tahun dengan jumlah 23.342 atau sebesar 49,2 persen dari total investor SID (Single Investor Identification) dengan jumlah sah 46.600 SID
Baca Juga: Satu-satunya di Aceh! Ini dia Kereta Api Perintis Cut Meutia yang Tiketnya Seharga Tiket Parkir
Menyusul dengan usia 31- 40 tahun dengan 37,9 persen dari segi pekerjaan.
Investor saham yang didominasi oleh pelajar atau mahasiswa sebesar 19.729 atau 41,6 persen. Pegawai swasta dengan 35,7 persen.
Jika di total, aset yang dimiliki oleh Provinsi Aceh pada akhir Juli 2023 mencapai angka Rp 1,18 triliun. ***
Baca Juga: Siapakah Sosok Ratu Narkoba di Aceh yang Berhasil Ditangkap BNN: Total Bukti Sampai 129 kg?