Dibangun 5 Tahun Lamanya, Jembatan di Kalimantan Selatan Ini Habiskan Rp 175 Miliar Hingga Miliki Kincir Angin

inNalar.com – Saat berkunjung ke Kalimantan Selatan, pasti orang-orang akan menemui banyak jembatan yang membentang dari satu tempat ke tempat lain.

Bagaimana tidak, Kalimantan sendiri memang terkenal dengan daerah yang banyak sekali sungai, yang salah satunya adalah sungai Barito.

Salah satu jalur penghubung yang ada di Kalimantan Selatan adalah Jembatan rumpiang.

Baca Juga: Berada di Ketinggian 900 Mdpl, Kebun Raya di Lampung Ini Miliki Koleksi Anggrek Terbesar di Dunia, Bisa Tebak?

Jembatan Rumpiang sendiri merupakan jalur penghubung yang berada di kota Marabahan, kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Jalur penghubung ini berfungsi untuk menghubungkan Kota Marabahan menuju Banjarmasin, yang terpisah karena adanya sungai Barito.

Sebelum adanya jembatan ini, orang-orang masih harus menggunakan kapal feri agar dapat menyeberangi Sungai Barito agar bisa tiba di Kota Marabahan ataupun di Banjarmasin.

Baca Juga: LRT Jabodebek Beroperasi Hari Ini, Pemerintah Berikan Promo Tarif agar Warga Beralih ke Transportasi Umum

Namun semua itu berubah setelah mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan jembatan Rumpiang di Kalimantan Selatan, pada tanggal 25 April 2008.

Menariknya, bagi orang-orang yang tengah melintasi jembatan Rumpiang ini, nantinya dapat melihat saat kapal tongkang lewat.

Apalagi saat air sungai Barito tengah naik, para pengunjung dapat melihat gunungan batu bara yang ada di dalam kapal Tongkang.

Baca Juga: Memakan Waktu 10 Tahun untuk Pembangunan, Masjid Agung di Palembang Sumatera Selatan Ini Miliki Atap Segi 8

Tidak hanya itu, di sekitaran Jembatan Rumpiang juga ada Landmark Kincir Angin seperti di negara Belanda.

Dilansir InNalar.com dari direktoripariwisata.id, Jembatan Rumpiang yang memiliki panorama yang cukup unik ini membentang sejauh 753 meter, dimana struktur bangunannya menggunakan konstruksi pelengkung rangka baja.

Pembangunan pada jembatan Rumpiang yang akhirnya dapat menghubungkan Kota Marabahan menuju Banjarmasin ini menghabiskan waktu selama 5 tahun.

Karena pembangunan Jembatan Rumpiang di Kalimantan Selatan tersebut dimulai akhir 2003, yang menggunakan dana APBN dan APBD Kabupaten Barito Kuala dan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan.

Pembangunan jembatan Rumpiang di Kalimantan Selatan ini menghabiskan anggaran sebesar Rp. 174,5 miliar.

Sekedar informasi, kontraktor dari pembangunan Jembatan Rumpiang tersebut adalah PT Hutama Karya.***

 

Rekomendasi