Serbu Instagram Resmi Paspampres Buntut Tewasnya Pedagang Kosmetik, Netizen: Gaji Gak Cukup Ya Bos?


inNalar.com –
Buntut tewasnya seorang pedagang kosmetik berinisial IM (25) yang diduga dibunuh anggota Paspampres berinisial Praka RM rupanya menjadi topik pembicaraan utama netizen.

Korban yang merupakan pedagang kosmetik yang berasal dari Aceh itu sempat dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto, namun naas ia harus kehilangan nyawa tepat pada Kamis, 24 Agustus 2023.

Tak hanya itu, keluarga IM juga sempat dikabarkan menerima telepon dan video penganiayaan oleh sang pelaku sebelum menerima kabar anaknya sudah meninggal dunia.

Baca Juga: Ternyata Bukan Jakarta! Inilah Kota dengan Tingkat Polusi Udara Paling Tinggi di Indonesia!

Kasus ini mendapatkan perhatian publik terutama komentar-komentar dari netizen sosial media.

Dari pantauan inNalar.com pada Akun Instagram Resmi ppid.paspampres terdapat banyak netizen yang berkomentar buruk pada salah satu postingan akun tersebut.

Postingan terakhir ppid.paspampres tertanggal 17 Agustus 2023 mendapatkan komentar-komentar negatif dari netizen yang menyindir paspampres usai kabar tewasnya IM viral.

Beberapa komentar negatif tersebut menghujat oknum pelaku yang telah menewaskan IM sekaligus meminta agar pihak paspampres dapat mengusut kasus ini hingga tuntas.

Baca Juga: Daftar Rute Keberangkatan LRT Jabodebek yang Akan Segera Diresmikan Presiden Jokowi, LRT jadi Solusi Polusi!

“Miris kasus warga Bireun..di tunggu klarifikasi nya (emot sedih),” ujar akun @bangjoxx11

“Gaji ga cukup ya bos? Kerja kek orang usaha kek orang bukan ngerampok,” ujar akun @agungsyh.

“Membunuh, menculik, menganiaya???Gila (emot melongo),” ujar akun @kelana_jr.

“Ayo paspampres usut tuntas kasusnyaa sampe ke akar, ” ujar akun @ asep.pradanaaa.

“Usut tuntas oknum paspampres yang telah menganiaya warga aceh hingga tewas!!, ” ujar akun @paulgibs2022.

Baca Juga: Niatnya Mau Menebang Pohon di Hutan, Warga Lampung Ini Malah Temukan Situs Purbakala Seluas 25 Hektar

Hingga kini dugaan pembunuhan pedagang kosmetik IM oleh pelaku yang berprofesi sebagai anggota Paspampres ini dilatarbelakangi oleh permasalahan ekonomi.

Sebelumnya keluarga IM sempat dimintai tebusan senilai RP 50 juta dan diketahui korban sempat menelepon teman-temannya untuk diberi pinjaman lantaran tidak kuat menahan siksaan yang dialaminya.

Hingga kini kasus anggota Paspampres yang telah menghilangkan nyawa IM tengah diproses dan dilakukan penahanan oleh pihak polisi militer.***

 

Rekomendasi