

inNalar.com – Siapa sangka, flyover tidak hanya menjadi ikon infrastruktur modern di Kota Bandar Lampung, tetapi juga berhasil memikat perhatian para pelintas jalannya.
Bukan karena kemegahan flyover-nya, ternyata berkat deretan mural cantik karya sekumpulan seniman Lampung.
Berkat karya para seniman yang tergabung dalam komunitas ‘Kuas Lampung’, flyover Sultan Agung senilai Rp34,6 miliar terasa lebih hidup dan menyejukkan perjalanan para pelintasnya.
Apabila berkunjung ke Kota Bandar Lampung, jangan sampai melewatkan pemandangan cantik flyover yang ada di Jalan Sultan Agung, berada tidak jauh dari Mall Boemi Kedaton.
Sebagai informasi, flyover Sultan Agung diresmikan oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, pada 7 April 2021.
Awal mula pembangunan infrastruktur tersebut dimaksudkan untuk mengurai kemacetan yang ada di jalan bagian bawahnya.
Baca Juga: Anggaran Sebesar Rp 347 Miliar! 89 Jembatan Gantung Dibangun di Indonesia, Satu Pulau Berapa Unit?
Sebab, terdapat lintasan kereta api yang seringkali menyebabkan adanya penumpukan kendaraan di jalur tersebut.
Selain itu, Pemerintah Kota Bandar Lampung membangun flyover tersebut dengan tujuan untuk mendukung akses jalan menuju tol trans Sumatera.
Diketahui panjang jembatan layang tersebut panjangnya sekitar 262 meter dan lebarnya mencapai 10 meter.
Baca Juga: Imam Masykur Pemuda Asal Aceh yang Dianiaya Oknum Paspampres hingga Tewas, Bagaimana Kronologinya?
Flyover Sultan Agung dijuluki sebagai jembatan layang tercantik di Kota Bandar Lampung.
Atas dukungan Pemerintah Kota Bandar Lampung, para seniman yang tergabung dalam komunitas Kuas Lampung berhasil mengubah wajah flyover Sultan Agung menjadi ikon kota tersebut.
Bagaikan menelusuri sejarah melalui jalanan perkotaan, terdapat lukisan mural yang memperlihatkan berbagai tokoh nasional, maupun deretan wajah para walikota dari masa ke masa.
Tak hanya itu, terdapat detail khas Lampung yang turut mewarnai jembatan layang besar tersebut.
Selain flyover Sultan Agung, Kuas Lampung juga turut mempercantik underpass yang berada di Simpang Unila sepanjang 6.000 meter.
Sedikitnya 50 seniman kompak melukis mural tersebut dengan tema dunia bawah laut, hingga membuat mata para pelintas semakin sejuk melihat hiasan dinding raksasa yang didominasi warna biru.
Satu momen unik di balik layar yang sempat terabadikan dalam video YouTube Cupa Mural Lampung.
Dalam video tersebut memperlihatkan kekompakan para seniman yang ternyata di balik hasil mahakarya mereka, terdapat momen yang bikin deg-degan sekaligus mengharukan.
Sebab saat para seniman sedang melukis bagian flyover yang bersinggungan dengan rel kereta api, teman-teman lainnya bersiaga mengawasi lintasan kereta.
Pasalnya, posisi para seniman kala itu sedang menaiki sebuah tangga besar untuk menggapai dinding flyover yang sangat tinggi.
Saat sirine lintasan kereta api berbunyi, para seniman langsung bergotong royong memindahkan tangga besar tersebut sejenak.
Jerih payah yang tidak terlihat banyak para pelintas ini perlu mendapat penghargaan khusus dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat Lampung sendiri.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi