Capai RP 3,88 Triliun, Berikut 10 Perusahaan Dalam Negeri yang Punya Nilai Investasi Tertinggi di Kalsel 2022


inNalar.com – Pertumbuhan nilai investasi di Provinsi Kalimantan Selatan cukup subur di tahun 2022.

Pemprov Kalsel merilis laporan Triwulan IV Tahun 2022 pada 7 Februari 2023 lalu. Data realisasi investasi yang terdapat dalam laporan tersebut didasari dari laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) yang dilakukan selama 3 bulan yakni periode September – Desember 2022.

Penanaman modal yang tercatat terdiri dari dua jenis yakni Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Baca Juga: Luasnya 32 Hektar, Bandara Tambang Minyak di Jawa Tengah Ini Malah Sepi hingga Dijadikan Tempat Jemur Gabah

Nilai realisasi investasi Kalimantan Selatan Triwulan IV Tahun 2022 mencapai Rp 3,88 Triliun yang berasal dari PMDN dan Rp 836,7 Miliar berasal dari PMA.

Dilansir inNalar.com dari laman resmi dpmptsp.kalselprov.go.id pada PMDN proyek terbesar kabupaten kota didapat dari Kota Banjarmasin sebanyak 126 proyek, Kabupaten Banjar sebanyak 124 proyek, dan Kabupaten Tabalong sebanyak 91 proyek.

Kemudian Proyek Terbesar berdasarkan sektor didapati dari sektor perdagangan dan reparasi sebanyak 231 proyek, konstruksi sebanyak 74 proyek, dan jasa lainnya sebanyak 93 proyek.

Baca Juga: Dulunya Bertabur Emas, Keraton Megah di Yogyakarta Petilasan Pangeran Mangkubumi Kini Rata dengan Tanah

Selain itu, terdapat 10 perusahaan dalam negeri yang memiliki investasi tertinggi pada Triwulan IV tahun 2022 di Kalsel meliputi

PT Makmur Sejahtera Wisesa dengan nilai investasi berkisar RP 1.096,9 triliun yang berada di Kabupaten Tabalong dan bergerak di sektor listrik, air, dan gas.

PT Bukit Makmur Mandiri Utama dengan nilai investasi mencapai RP 805,4 miliar yang berada di Kabupaten Tabalong dan bergerak di sektor pertambangan.

Baca Juga: Bukan Kalimantan Utara, Ternyata Ini Provinsi Termuda di Pulau Kalimantan, Pemekaran dari Kalimantan Timur?

PT Bukit Makmur Mandiri Utama yang berada di Kabupaten Tanah Bumbu dengan total investasi mencapai RP. 232,9 miliar di sektor pertambangan.

PT Barito Putera Plantation dengan nilai investasi mencapai RP 214,5 miliar yang berada di Kabupaten Barito Kuala dan bergerak di sektor tanaman Pangan, perkebunan, dan peternakan.

PT Griya Wisata Buana Residences dengan nilai investasi mencapai RP 184,7 miliar yang berada di Kota Banjarmasin dan bergerak di sektor hotel dan restoran.

Kemudian, PT Batu Gunung Mulia Energi dengan nilai investasi mencapai RP 116,6 miliar yang berada di Kabupaten Tapin dan bergerak di sektor pertambangan.

PT Nagata Bio Energi dengan nilai investasi mencapai RP 86,7 miliar yang berada di Kabupaten Tanah Bumbu dan bergerak di sektor listrik, gas, dan air.

PT Sinar Mas Agro Resources & Technology TBK. (PT. Smart Tbk.) dengan nilai investasi mencapai RP 71,04 miliar yang berada di Kabupaten Kotabaru dan bergerak di sektor Industri Kimia dan Farmasi.

PT Bina Batulicin Usaha dengan nilai investasi mencapai RP 66,4 yang berada di Kabupaten Tanah Bumbu dan bergerak di sektor konstruksi.

Selanjutnya, PT Adaro Tirta Sarana dengan nilai investasi mencapai RP 62,4 yang berada di Kabupaten Balangan dan bergerak di sektor pertambangan.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]