

inNalar.com – Berbicara mengenai destinasi wisata di Lampung, memang tidak ada habisnya.
Tidak hanya destinasi alamnya saja yang menarik, di Lampung juga terdapat destinasi wisata religi yang bisa kalian kunjungi.
Di Lampung terdapat sebuah Vihara yang memiliki sejarah panjang mengenai peradaban bangsa Tionghoa di Lampung.
Vihara di Lampung ini memiliki nama yang cukup unik yaitu vihara Thay Hin Bio.
Lokasi Vihara Thay Hin Bio berada di Kampung Pacinan Teluk Betung, Kelurahan Pesawahan, kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, Lampung.
Vihara Thay Hin Bio merupakan vihara tertua di Bandar Lampung, bahkan di Provinsi Lampung sendiri.
Maka dari itu, dapat dikatakan bahwa vihara ini menjadi saksi sejarah pertumbuhan peradaban bangsa Tionghoa di Lampung.
Penamaan penamaan vihara ini berasal dari beberapa kata yakni kata Thay yang berarti besar, Hin yang berarti kebahagiaan, dan Bio yang berarti tempat ibadah.
Dulunya, vihara ini adalah cettiya yang hanya sebatas ruang peribadatan terkecil di dalam agama Budha.
Kemudian, terdapat seseorang yang berasal dari Tiongkok bernama Po Heng pada tahun 1850 dengan membawa patung Dewi Kwan Im.
Patung tersebut tentunya menjadi pusat perhatian masyarakat pada saat itu yang membuat warga sekitar gotong-royong membangun sebuah Cettiya.
Pada tahun 1883, terjadi tsunami akibat letusan gunung Krakatau yang membuat bangunan cettiya tersebut rusak dan patung Dewi Kwan Im harus dipindahkan.
Patung dewi kwan im tersebut dipindahkan ke tempat yang disebut dengan tanjakan residen.
Kemudian, cettiya baru didirikan di tempat tersebut pada tahun 1896 dan sempat mengalami beberapa kali renovasi.
Setelah renovasi terakhir dan rampung pada tahun 1967 cettiya berganti nama dengan Vihara Thay Hin Bio.
Kini, Vihara Thay Hin Bio menjadi salah satu vihara terbesar dan juga menjadi destinasi wisata religi bagi masyarakat sekitar.***