

inNalar.com – Saint Joseph Cathedral adalah sebuah gereja katolik yang berada di Pontianak, Kalimantan Barat.
Gereja termegah se-Asia Tenggara ini beralamat lengkap di Kelurahan Darat Sekip, Kec. Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Diketahui bahwa Saint Joseph Cathedral merupakan sebuah katedral tertua yang ada di Pontianak.
Saint Joseph Cathedral dibangun mulai tahun 1908 dan selesai satu tahun kemudian, yaitu pada tahun 1909.
Dengan umurnya yang lebih dari satu abad, tentunya kondisi gereja ini tidak sebagus dulu.
Beberapa bagian dari gereja ini ada yang sudah rapuh dan tidak layak digunakan.
Oleh karena itu, pada tahun 2011, Saint Joseph Catedral dirubuhkan dan dibangun ulang.
Proses pembangunan kembali itu berlangsung selama kurang lebih 3 tahun.
Baru pada tahun 2014, gereja tertua ini diresmikan kembali oleh gubernur Kalimantan Barat yang menjabat saat itu, Drs. Cornelis MH.
Baca Juga: Perkiraan Biaya Rp 6 Triliun, Pabrik Alumina Terbesar se-Indonesia Akhirnya Ada di Kalimantan Barat
Selain menjadi yang tertua di Pontianak, Saint Joseph Cathedral juga memiliki pemandangan yang sangat indah.
Desain dari gereja ini merupakan perpaduan antara budaya Eropa, Asia timur, dan Suku Dayak.
Bagian dalam dari Saint Joseph Cathedral menyerupai gereja khas Eropa dengan pilar-pilar besar yang menjulang tinggi di dekat altar.
Terdapat juga ornamen-ornamen lain seperti Bunda Maria, patung Jesus, dan Saint Joseph.
Selain itu, di bagian jendela gereja ini juga dihiasi dengan ilustrasi orang-orang kudus.
Lalu, di bagian pintu, terdapat motif khas Dayak yang dilapisi dengan logam berwarna emas dan perak.
Di sisi lain, ciri khas dari Asia Timur dapat dilihat dari kubah yang berada di atas bangunan gereja.
Pada kubah tersebut juga terdapat lukisan tentang kisah Jesus dan orang-orang kudus.***