Kapasitas 7,5 Juta Peti Kemas! Pelabuhan di Jawa Barat Ini Habiskan Rp 43 Triliun, Kalahkan Tanjung Priok?

InNalar.com – Saat memiliki pelabuhan yang semakin baik, maka sektor laut di Indonesia akan semakin berkembang.

Diketahui saat ini pelabuhan terbesar di Indonesia adalah Tanjung Priok, yang berada di Jakarta Utara.

Namun, terdapat pula pembangunan pelabuhan di Jawa Barat, yang dikatakan mampu saingi pelabuhan terbesar di Indonesia tersebut.

Baca Juga: Dibangun Sejak 2010! Jalan Seharga Rp 60 Miliar di Sumatera Barat Ini Tak Kunjung Usai, Mengapa?

Meskipun pembangunannya diketahui belum rampung, namun pelabuhan ini diclaim juga mampu menyeimbangkan pelabuhan Tanjung Priok dalam sektor laut.

Dikatakan mampu menyeimbangi Tanjung Priok, hal tersebut karena pelabuhan di Jawa Barat ini berkapasitas 7,5 juta TEUS kontainer atau peti kemas.

Bahkan pelabuhan tersebut juga diproyeksikan mampu menampung 600 ribu kendaraan tiap tahunnya di tahun 2027 nanti.

Baca Juga: Saint Joseph Cathedral, Gereja Termegah se-Asia Tenggara dan Tertua di Pontianak Kalimantan Barat

Sebab itulah saat pelabuhan di Jawa Barat ini rampung seluruhnya, maka pelabuhan ini nantinya akan mampu menyaingi pelabuhan yang ada di Singapura.

Akan tetapi, hal tersebut terjadi saat pelabuhan ini ditambah dengan Tanjung Priok, yang sebelumnya sudah ada.

Adapun pelabuhan yang dimaksud adalah Pelabuhan Patimban, yang berada di Subang, Jawa Barat.

Baca Juga: One Piece Live Action Siap Tayang, Yuk Intip Siapa Saja Pemerannya, Ada yang Dipilih Langsung oleh Oda Loh!

Dilansir InNalar.com dari dephub.go.id, pembangunan pelabuhan Patimban ini akan ndibangun secara bertahap.

Meskipun secara bertahap, namun pembangunan pelabuhan Patimban di Jawa Barat ini memerlukan anggaran sebesar Rp. 43 triliun, dengan target penyelesaian tahun 2027.

Diketahui pada akhir tahun 2020, pelabuhan Patimban di Subang Jawa Barat itu sudah masuk pada finalisasi tahap 1.

Finalisasi tahap 1 pada pelabuhan Patimban adalah penyelesaian Terminal Peti Kemas yang memiliki luas 35 hektar.

Pada luas pelabuhan yang baru segitu, pelabuhan Patimban memiliki kapasitas 250.000 TEUs, dan luas dari Terminal Kendaraan yaitu 25 hektar.

Salah satu perusahaan yang ikut mengerjakan pelabuhan Patimban adalah PT Hutama Karya .

PT Hutama Karya sendiri memiliki tanggung jawab dalam pengerjaan Dermaga Terminal kendaraan sepanjang 381 m, dan Dermaga Service Boat yang memiliki Panjang 367 m.

Masih terdapat pula penggarapan lain seperti Dermaga Ro-Ro sePanjang 170 m, pekerjaan reklamasi berbasis metode Cement Deep Mixing, dan Cement Pipe Mixing dengan luas 20 Ha, serta pekerjaan pengerukan sedalam 14 meter. ***

Rekomendasi