Telan Dana Rp 10,8 Triliun, Bandara Ini Akan Jadi Terbesar di Jawa Timur, Apakah Melebihi Juanda?

inNalar.com – Bandara merupakan singkatan dari bandar udara yang merupakan fasilitas lepas landas dan mendarat bagi transportasi udara.

Suatu bandara yang sederhana minimal mempunyai landasan pacu atau helipad jika bandara besar ataupun bandara internasional biasa lengkap dengan beberapa fasilitas yang lengkap.

Jawa Timur yang menjadi pusat perekonomian dan mempunyai beragam wisata bagi pengunjung dalam Jawa Timur maupun luar pulau.

Baca Juga: Bukan Kalimantan, Inilah Provinsi dengan Kebakaran Hutan Terluas kerena El Nino di Indonesia

Bandara Internasional Juanda sering dikenal terletak pada Kota Surabaya yang sebenarnya bandara ini terletak di Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

Mempunyai luas 477 hektar yang terbagi menjadi dua terminal dimana terminal satu untuk penerbangan domestik sedangkan terminal dua diperuntukkan penerbangan internasional.

Ini beberapa bandara yang ada di Jawa Timur jika ingin berkunjung, yaitu:

  1.   Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo
  2.   Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang
  3.   Bandara Notohadinegoro, Jember
  4.   Bandara Banyuwangi, Banyuwangi
  5.   Bandara Harun Thohir, Gresik
  6.   Bandara Trunojoyo, Madura
  7.   Bandara Internasional Dhoho

Untuk bandara terakhir merupakan bandara baru yang terletak di Kediri dengan landas pacu yang mempunyai luas 3.300 x 60 meter.

Baca Juga: Stasiun Tanah Abang Jakarta Dikembangkan dengan Anggaran Rp 380 Miliar dan Bakal Jadi Ikon Transportasi Baru?

Area depan commercial berukuran 584×141 meter, Apron VIP 221 x 97 meter ada 4 taxiway dan akan ada lahan parkir seluas 37.108 meter.

Dapat menampung penumpang dengan kapasitas target 15 juta orang per tahunnya dengan terminal penumpang 18.000 meter luasnya.

Sedangkan bandara Internasional Juanda mempunyai kapasitas penumpang 12 juta orang setiap tahunnya, ini yang membuat Bandara Dhoho akan menjadi bandara terbesar.

Baca Juga: Jalan Tol dengan Panjang 64,5 KM Penghubung Indralaya-Prabumulih Telah Beroperasi Secara Gratis!

Nama Dhoho sendiri diambil berdasarkan kota kuno pusat Kerajaan Kediri dan Kerajaan Majapahit.

Dibangunnya bandara ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi pada bagian selatan Jawa Timur dan direncanakan juga bandara ini akan menjadi embarkasi Haji.

Bandara ini dioperasikan oleh Angkasa Pura I dan PT Surya Dhoho Investama yang merupakan anak perusahaan PT Gudang Garam.

Baca Juga: Ricuh Soal Polusi Udara, KTT ASEAN akan Diadakan di Jakarta, Berikut Persiapan Pemerintah

Dalam laman ksp.go.id menerangkan untuk pembangunan Bandara International Dhoho diperkirakan mencapai angka Rp 10,8 T.

Akan dilengkapi dengan adanya infrastruktur seperti jalan tol untuk menuju bandara ini. Bandara Dhoho ini akan ditargetkan dibuka di tahun 2023.***

 

Rekomendasi