

inNalar.com – Provinsi Jambi mulai memanfaatkan potensi daerahnya untuk menangkap potensi besar ekspor komoditas pinang yang semakin diminati dunia.
Dilansir dari laman setkab.go.id, Presiden RI Joko Widodo bahkan ikut melepas ekspor pinang biji yang dihasilkan dari Provinsi Jambi sebanyak 126 ton.
Adapun negara tujuan ekspor komoditas pinang biji Jambi adalah Pakistan.
Berdasarkan catatan pantauan yang dilakukan oleh pihak Kementerian Pertanian, pinang biji yang berhasil diekspor Provinsi Jambi mencapai 17.174 ton.
Volume ekspor pinang biji tersebut nilainya mencapai Rp 416,4 miliar hanya dalam kurun waktu Januari – Maret pada tahun 2022.
Capaian gemilang juga diraih pada tahun 2021, karena Provinsi Jambi berhasil ekspor komoditas ini sebesar 73.716 ton.
Adapun nilai ekspor pinang biji tersebut menembus Rp 2,039 triliun.
Prestasi gemilang Provinsi Jambi ini ternyata juga didukung oleh luas lahan tanam produktif yang terus berusaha ditingkatkan kualitasnya.
Menurut data yang disajikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), hampir 75 persen lahan tanam di Provinsi Jambi didominasi oleh tanaman pinang ini.
Diketahui pada tahun 2020, tercatat lahan produktif pinang di Provinsi Jambi luasnya mencapai 22 hektare.
Adapun persebaran lahannya, terdapat dua kabupaten yang menjadi daerah penghasil pinang terbesar di Provinsi Jambi.
Negara yang menjadi tujuan ekspor andalan Jambi adalah Bangladesh, India, Iran, dan Nepal.
Selain itu, juga ada Afganistan, Pakistan, Hongkong, China, Hong Kong, Singapura, Malaysia, Kamboja, Vietnam, Myanmar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Lalu, daerah mana yang berkontribusi besar pada keberhasilan ekspor pinang biji hingga Provinsi Jambi berhasil produksi kuasai ekspor Tanah Air?
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), lahan tanam pinang biji ini sebagian besar berada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Sebanyak 50 persen lahan tanam pinang biji Jambi ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Fakta mencengangkan tentang Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga dikenal memiliki produk unggulan Kopi dengan varietas langka, yakni Liberika, yang semakin dilirik oleh dunia.
Sementara luas lahan tanam 40 persennya berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi