Legenda Danau Tolire, Danau Indah Ternate yang Tercipta karena Seorang Anak Dihamili Ayahnya, Kok Bisa?

inNalar.com – Danau Tolire merupakan Danau indah yang berlokasi di Ternate Maluku Utara.

Danau ini terletak tepat di Kaki Gunung Gamala yang merupakan Gunung Tertinggi di Maluku Utara.

Danau Tolire hanya terletak sekitar 10 KM dari Kota Ternate. Bentuknya yang hampir bulat sempurna membuat Danau Tolire terlihat indah jika dilihat di atas langit.

Baca Juga: Bukan Sulawesi Selatan, Daerah Ini Memiliki Destinasi Wisata Kutakan Alam, Indah Tapi Piluh, Benarkah?

Danau Tolire sendiri memiliki dua bagian Danau yang letaknya tidak saling berjauhan, berjarak 200 Meter satu sama lain.

Masyarakat setempat sering menyebut kedua Danau tersebut dengan sebutan Danau besar dan Danau Kecil.

Banyak sekali ikan-ikan dan hewan lainnya yang hidup di Danau Tolire ini.

Baca Juga: Ironis Cara Pandang Kamaruddin Simanjuntak Giring Opini Liar Perkara Dirut Taspen, Eks Suami Kedua Rina Lauwy

Namun masyarakat tidak pernah mengambil ikan tersebut karena mempercayai bahwa danau ini merupakan habitat siluman buaya.

Masyarakat setempat mempercayai berbagai legenda yang terdengar dibalik asal muasal Danau ini.

Dahulu kala diceritakan bahwa awalnya Danau ini merupakan sebuah perkampungan.

Baca Juga: Perusahaan Tambang Batu Bara di Jambi Siap Bantu Anggaran Rp 3,9 Miliar untuk Perbaikan Jalan, Letaknya…

Perkampungan ini merupakan perkampungan yang amat subur, sejahtera dan juga makmur.

Sayangnya kampung tersebut dikutuk oleh para penguasa semesta karena kesalahan.

Diceritakan bahwa salah satu penghuni dari kampung tersebut menghamili anak perempuannya.

Saat mereka berdua akan pergi dari tempat tersebut, tiba-tiba kampung tersebut menjadi anjlok dan dialiri oleh perairan.

Diyakini bahwa Danau Besar merupakan tempat sang ayah dan danau kecil merupakan tempat sang anak perempuan.

Terlepas dari hal tersebut, sebagai manusia yang beradab, ada baiknya kita menjadikan legenda tadi sebagai pelajaran dikehidupan.

Sebagai manusia berakal, manusia bisa memilih mana kemaksiatan dan kemaslahatan untuk tidak dilakukan.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]