

inNalar.com – Jawa Barat memiliki beberapa perusahaan besar yang bergerak di berbagai bidang industri, salah satunya obat-obatan.
Dari sekian banyaknya perusahaan di Jawa Barat, perusahaan obat-obatan yang dulunya hanya industri rumahan ini jadi salah satu yang terbesar di sana.
Letak dari perusahaan ini berlokasi di Padalarang, Provinsi Jawa Barat.
Jika ditelusuri mengenai sejarah perjalanan perusahaannya, industri obat-obatan besar di Jawa Barat ini dulunya didirikan di Kota Bandung.
Yang mana, industri rumahan tersebut didirikan pada tahun 1971 di Bandung Jawa Barat.
Pada saat itu pula, industri rumahan di Bandung Jawa Barat tersebut baru memproduksi obat-obatan antibiotika, analgesika, dan obat batuk hitam legendaris lainnya.
Baca Juga: Sulit Menahan Amarah dan Emosi ? Simak Kisah Sayyidina Musa Al Kadzim dalam Memaafkan Orang Lain
Hingga di tahun 1983, industri rumahan di Bandung tersebut mulai mendirikan pabrik dengan skala yang lebih besar di Padalarangan Jawa Barat.
Lalu, setelah kedatangan doktor lulusan Swiss, industri rumahan di Bandung Jawa Barat tersebut memulai era barunya.
Tepatnya, era baru industri rumah di Bandung Jawa Barat tersebut dimulai sejak tahun 1985.
Baca Juga: Proyek Megah Rp 1,4 Triliun, Bangunan Mewah Bak Mall Dubai di Jambi Memiliki Luas Hingga 7,4 Hektar
Mengenai doktor yang dimaksud adalah, DR. Biantoro Wanandi yang ditemani oleh rekannya yang merupakan lulusan Prancis, yakni Hamadi Widjaja.
Sejak saat itu, produk obat-obatan berkualitas mulai dikembangkan di perusahaan yang berada di Padalarangan Jawa Barat tersebut.
Hingga kini, perusahaan yang disebut-sebut jadi salah satu perusahaan terbesar di Jawa Barat tersebut mampu mempekerjakan lebih dari 1000 tenaga kerja.
Salah satu produk di perusahaan bekas industri rumahan di Bandung Jawa Barat ini yang paling terkenal adalah OBH Combi.
Perusahaan di Jawa Barat yang dimaksud dari beberapa pernyataan di atas adalah Combiphar.
Perusahaan tersebut merupakan salah satu perusahaan produsen obat-obatan yang berasal dari Jawa Barat Indonesia.
Dilansir dari laman web resminya, www.combiphar.com, hingga saat ini perusahaan di Jawa Barat tersebut mampu produksi 200 merek obat-obatan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi