Salut! Wali Kota New York Berikan Izin Azan Sholat Jumat dan Bulan Ramadhan Berkumandang Bebas

inNalar.com – Pemerintah Kota New York di Amerika Serikat mengizinkan masjid-masjid di sekitarnya mengumandangkan azan setiap hari Jumat dan selama bulan Ramadhan tanpa memerlukan izin. Namun, ada batas waktunya.

Hal ini disampaikan oleh Eric Adams selaku Wali Kota New York menurutnya, kebijakan ini merupakan salah satu langkah menumbuhkan semangat inklusi antara masyarakat dan masyarakat kota.

Berdasarkan aturan baru, masjid dapat mengumandangkan azan pada Sholat Jumat mulai pukul 12:30 hingga 13:30. Aturan ini juga memperbolehkan azan di malam hari selama bulan Ramadhan.

Baca Juga: Inilah 5 Manfaat Wudhu yang Jarang Diketahui, Salah Satunya untuk Menjaga Kesehatan Kulit!

Negara-negara lain yang mayoritas beragama Islam suara azan sudah lebih akrab terdengar. Tetapi hal ini tidak umum terjadi di Amerika.

Dalam agama Islam, hari Jumat adalah hari suci dan umat Islam berpuasa saat matahari terbenam di bulan Ramadhan.

Kantor Urusan Umum Departemen Kepolisian akan bekerja sama dengan masjid untuk mengkomunikasikan pedoman baru ini.

Baca Juga: Keinginan atau Keperluan: Mengendalikan Nafsu untuk Hidup Lebih Bahagia

Pemerintah Kota New York di Amerika Serikat juga menekankan bahwa azan diperbolehkan di New York dan tidak dilarang meskipun terdapat pembatasan akustik di lingkungan perkotaan.

Masjid diperbolehkan mengumandangkan azan hingga 10 desibel, jauh di atas tingkat kebisingan lingkungan.

Tahun lalu, pihak berwenang di Minneapolis menjadi berita utama dengan mengizinkan masjid mengumandangkan azan secara publik.

Baca Juga: Tidak Ada Manusia Bodoh , Kisah Imam Bukhari: Optimisme dalam Menuntut Ilmu Menurut Ustadz Adi Hidayat

Adzan merupakan pernyataan bahwa Allah Maha Besar dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan-Nya.

Peraturan ini menganjurkan laki-laki, sedangkan perempuan tidak diwajibkan, untuk mengunjungi masjid terdekat lima kali sehari, salah satu dari lima rukun Islam.

Suara azan merupakan suatu panggilan dalam bentuk persatuan, komunitas dan refleksi, bukan hanya sekedar panggilan untuk shalat atau berdoa.

Baca Juga: Sulit Menahan Amarah dan Emosi ? Simak Kisah Sayyidina Musa Al Kadzim dalam Memaafkan Orang Lain

Pemerintah Kota New York di Amerika Serikat percaya bahwasanya keputusan ini akan berkontribusi pada apresiasi dan pemahaman yang lebih besar terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Kepala Sekolah Islam Ideal di Queens, Somaia Ferozi, mengatakan peraturan baru Kota New York memberikan pesan positif kepada siswanya. Mendengar azan, siswa seolah teringat siapa dirinya.

Eric Adams memiliki hubungan dekat dengan para pemimpin agama dari berbagai tradisi. Ia juga menganjurkan peran agama dalam kehidupan publik.

Baca Juga: Cara Mengatasi Overthinking dalam Islam, Habib Ja’far: Segala Sesuatu itu Ada Batasnya

Ia terkadang membuat khawatir kaum libertarian sipil dengan mengatakan bahwa ia tidak percaya pada pemisahan gereja dan negara.***

 

Rekomendasi