

inNalar.com – Pelabuhan merupakan sebuah fasilitas di ujung sungai, danau, atau samudra untuk berlabuhnya kapal.
Negara Indonesia dengan banyaknya pulau di dalamnya pasti memiliki banyak pelabuhan, seperti salah satunya adalah Pelabuhan Tanjung Priok.
Pelabuhan Tanjung Priok merupakan Pelabuhan terbesar di Indonesia bahkan termasuk kedalam pelabuhan terluas di Asia Tenggara.
Pelabuhan Tanjung Priok tepatnya berada di Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta.
Luas Pelabuhan ini mencapai 929,55 hektar dengan kapasitas 11,5 juta twenty-foot equivalent units (TEUs) yang dikelola oleh PT. Pelindo II.
Pelabuhan Tanjung priok awalnya dibagun pada tahun 1877 dan selesai pada tahun 1883 dibangun dibawah pimpinan Gubernur Jendral Johan Wilhelm Van Lansberge.
Nama dari Pelabuhan Tanjung Priok terdiri dari dua kata yaitu Tanjung yang berarti daratan yang menjorok ke laut dan Priok yaitu semacam panci masak dari tanah.
Panci ini jika pada jaman Hindia-belanda dikenal sebagai komoditas perdagangan.
Sekitar 50 persen seluruh arus barang di Indonesia masuk dan keluar melalui Pelabuhan Tanjung Priok.
Pelabuhan Tanjung Priok layani kapal cruise, kapal penumpang, dan kapal cargo.
Oleh Sebab inilah Pelabuhan Tanjung Priok sering disebut sebagai pelabuhan tersibuk di Indonesia.
5 terminal pelayanan peti kemas ekspor impor di Pelabuhan Tanjung Priok, diantaranya:
Pada tahun 2021 Pelabuhan Tanjung Priok akan menjadi benchmark pelabuhan pintar (smart port) di indonesia, pengembangan smart port bertujuan untuk meningkatkan konektivitas di area pelabuhan.
Pengembangan smart port juga akan mendukung penerapan sistem transportasi cerdas atau smart transportation.
Pelabuhan Tanjung Priok Juga menjadi terminal container dengan lalu lintas terpadat ke-9 di dunia, karena itu dibutuhkan peningkatan pengelolaan agar operasional pelabuhan dapat maksimal. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi