

inNalar.com – Bendungan air nyatanya bermanfaat untuk masyarakat sekitar karena memiliki banyak manfaat.
Seperti halnya bendungan Lambakan yang akan dibangun di Kecamatan Long kali, Provinsi Kalimantan Timur.
Tetapi pembangunan Bendungan Lambakan itu belum saja dibangun sampai sekarang.
Padahal pembangunan bendungan ini sudah direncanakan 20 tahun lalu dan termasuk proyek RPJMN 2015-2019.
Anggaran yang diperlukan untuk melakukan pembangunan Bendungan Lambakan ini mencapai 4 miliar rupiah.
Rencananya pembangunan ini memiliki tinggi mencapai 72 meter yang akan menjadi sumber air baku sebanyak 14.579 liter per detik.
Bendungan ini juga akan bisa menampung air mencapai 718,63 juta meter kubik yang bisa mengaliri lahan pertanian dengan luas 16.698 hektar.
Manfaat bendungan ini bisa mereduksi banjir kurang lebih 30 persen karena bendungan ini akan menjadi pengendalian banjir.
Selain itu, manfaat yang diberikan bendungan ini bukan hanya tentang air saja tetapi bisa difungsikan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
Baca Juga: Aliri 120 Ribu Sawah! Pembangunan Bendungan di Jambi Habiskan 3 Triliun hingga Naik 2 Kali Lipat
Proyek pembangunan bendungan ini sempat diproses pada tahun 2019 tetapi terhenti pada tahap pembebasan lahan pada bulan Mei 2020.
Pada tahun itu terjadi wabah Covid-19 dan proses pembangunan bendungan Lambakan terhenti pada pembebasan lahan.
Pemberhentian pembangunan itu sesuai dengan surat edaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang.
Pada hal tersebut dijelaskan bahwa akan membebaskan sekitar 640 lahan bidang milik warga dan Lahan yang diperlukan untuk pembangunan Bendungan Lambakan membutuhkan sekitar 378 hektar.
Pembangunan bendungan ini akan bermanfaat bagi kota Balikpapan, diketahui bahwa Balikpapan merupakan kota pesisir yang masih mengkhawatirkan tentang pasokan sumber daya air bersih.
Baca Juga: 10 Km dari Pekanbaru, Bendungan Irigasi di Riau Diubah Jadi Danau Buatan dengan Luas 14 Ha
Sebelumnya, sudah ada beberapa bendungan air yang sudah dibangun di Balikpapan tetapi hanya menghasilkan 1.160 liter per detik dan 1.558 liter per detik masing masing tahun 2016 dan 2017.
Bendungan yang sudah di bangun di Balikpapan ada dua yaitu waduk Manggar dan waduk Teritip tetapi Balikpapan masih mengalami krisis air
Krisis arir bersih di Balikpapan yaitu ketidakmampuan memenuhi sumber air, keterbatasan infrastruktur yang mapan, dan lonjakan penduduk. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi