Partai Demokrat Resmi Cabut Dukungan Terhadap Anies Baswedan di Pilpres 2024

inNalar.com – Menjelang Pilpres 2024, segenap partai politik mulai memanas dengan pemilihan kandidat terbaik sebagai capres dan cawapres.

Partai Demokrat tak luput menjadi sorotan masyarakat terkait dengan adanya permasalahan dengan Anies Baswedan.

Sebelumnya diketahui bahwa Partai Demokrat, Partai NasDem, dan Anies menjalin hubungan.

Baca Juga: Proyek Senilai Rp 176 Miliar di RSUD Kalimantan Selatan Ini Mangkrak, Kekurangan Dana Jadi Sebab Utama?

Hubungan yang terjalin harmonis ini lalu memiliki nama menjadi Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

Namun, lambat laun tercium gelagat Anies dan NasDem yang ingin berubah halauan untuk keluar dari koalisi Perubahan untuk Persatuan ini.

Puncak dari perpecahan koalisi ini dipicu dengan Anies Baswedan dan Partai NasDem secara sepihak menjalin hubungan dengan Partai PKB.

Baca Juga: Gagal Jadi Trade Center Mall Terbesar di Jawa Timur, Selama 20 Tahun Bangunan di Surabaya ini Mangkrak

Hal tersebut diperjelas setelah Anies Baswedan digadang-gadang akan dipasangkan dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dari partai PKB.

Topik ini menjadi memanas setelah sebelumnya berhembus kabar bahwa pak Anies akan menjadi cawapres mendampingi Ketua umum Partai Demokrat yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Kontroversi tersebut telah mengundang begitu banyak reaksi, baik di masyarakat maupun Partai Demokrat sendiri.

Baca Juga: Sayang Banget! Proyek Senilai Rp 475 Miliar di RSUD Kota Banjarmasin Ini Terancam Mangkrak karena Masalah Dana

Untuk menanggapi hal tersebut, Partai Demokrat resmi mengadakan Rapat Majelis Tinggi yang dilaksanakan pada hari Jum’at 1 September 2023.

Dalam rapat tersebut langsung dipimpin oleh bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat yaitu Bapak Andi Malarangeng menyampaikan hasil dari rapat.

Melalui rapat Majelis yang telah terselenggarakan, terdapat dua keputusan akhir.

Keputusan pertama yaitu terkait dengan pencabutan dukungan terhadap bapak Anies Baswedan untuk maju ke pilpres 2023.

Lalu, untuk keputusan kedua terkait tentang penarikan diri dari koalisi Perubahan untuk Persatuan.

Kedua keputusan tersebut telah mantap diambil sebagai bentuk kekecewaan dan protes untuk Anies dan NasDem.

Sementara itu, berhembus kabar bahwa PKB akan segera melakukan finalisasi untuk calon capres dan cawapres.

Dikabarkan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) akan diresmikan ke publik dalam waktu dekat.

PKB bersama dengan NasDem direncanakan akan mendeklarasikan dukungan secara resmi pada pasangan Anies-Cak Imin di Surabaya, Jawa Timur.

Namun, untuk hari dan tanggal peresmian tersebut belum dikonfirmasi dari pihak PKB maupun NasDem***

Rekomendasi