

inNalar.com – Pemerintah tak henti-hentinya melukan pembangunan infrastruktur baik di pusat maupun di daerah dan salah satunya di Provinsi Gorontalo.
Proyek yang kini tengah dibangun oleh pemerintah di Gorontalo adalah Bandara.
Proyek Bandara di Gorontalo ini nantinya akan disebut sebagai Bandahara Pohuwato.
Lokasi dari Bandara Pohuwato ini berada di Kec. Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Bandara Pohuwato sebenarnya mulai dirintis sejak tahun 2005 lalu dan kini dilakukan pembangunan besar-besaran.
Nantinya, Bandara Pohuwato ini akan memiliki landasan pacu sepanjang 1200 meter.
Kini, progres pembangunan dari Pohuwati ini secara kesleuruhan mencapai 65 persen.
Sementara itu, progres pembangunan landasan pacu sepanjang 1200 meter itu mencapai 95 persen.
Untuk pembangunan bandara Pohuwato sendiri menghabiskan dana yang cukup fantastis hingga ratusan miliar.
Dana yang digelontorkan pemerintah untuk membangun bandara yang digadang-gadang akan jadi yang terbesar se-Gorontalo ini menghabiskan Rp 100 Miliar.
Tentunya, dalam melakukan pembangunan proyek sebesar ini terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan.
Ada banyak tantangan dan permasalahan yang harus dihadapi pemerintah saat melakukan pembangunan sarana prasarana transportasi daerah.
Salah satunya mengenai biaya ganti rugi lahan area terdampak pembangunan Bandara Pohuwato yang belum terbayar.
Adapun lahan seluas 42 hektar milik warga terdampak pembebasan lahan belum dibayarkan ganti ruginya.
Padahal, ada pula lahan milik warga lain yang juga terdampak oleh pembangunan bandara Pohuwato ini telah dibayarkan biaya ganti ruginya.
Biaya ganti rugi atas pembebasan lahan terdampak pembangunan Bandara Pohuwato ini telah dijanjikan oleh pemerintah dari tahun 2018 silam.
Namun, kini proses pembayaran ganti rugi pembebasan lahan milik warga ini dibatalkan.
Hal tersebut dikarenakan pembayaran ganti rugi tersebut sudah masuk klaim pemerintah untuk kawasan proyek pembangunan bandara Pohuwato.
Permasalahan pembayaran ganti rugi pembebasan lahan yang belum terselesaikan ini bisa jadi menghambat pembangunan bandara Powuhato.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi